teror-dan-horor-di-2022
(RIAUPOS.CO) – Kelanjutan Film Orphan yang sempat viral di Twitter dan Tiktok kini semakin dekat dengan layar bioskop. Prekuel film horor itu diberi judul Orphan: First Kill.
Film yang sudah dinanti-nanti ini dijadwalkan rilis pada 28 Januari 2022 mendatang. Orphan: First Kill sendiri mulai dikembangkan pada Februari tahun lalu. Sang sutradara William Brent Hell menjanjikan bahwa film ini akan lebih seru, horor dan penuh teror di banding film terdulunya.
Orphan: First Kill bakal mengisahkan kisah awal Esther dan pelariannya dari fasilitas psikiatri Estonia. Kisah tentang perjalanan ke Amerika Serikat sambil menyamar sebagai putri keluarga kaya yang hilang juga akan ditampilkan.
Isabelle Fuhrman akan kembali memerankan Esther, alias Leena Klemmer. Ia akan tetap ditampilkan sebagai sosok anak kecil yang sebenarnya berusia 33 tahun. Menariknya, sutradara enggan pakai CGI. Metode yang old-school dengan mengandalkan angle dan lighting justru dipilih untuk membuat look Isabelle yang kini sudah berusia 25 tahun itu tampak masih seperti gadis kecil.
"Film tersebut memiliki kualitas yang sangat kekanak-kanakan dalam beberapa hal. Tetapi juga sangat kejam di adegan lainnya. Karena dia seorang psikopat yang kejam. Film ini menjadi luar biasa. Esther adalah orang yang sangat romantis, yang sangat menginginkan cinta dan ketika dia tidak mendapatkannya, sisi lain dari dirinya akan muncul. Dan itu brutal," ucapnya.(int/azr)
Kisah Akiong dan Tony di PTPN IV Regional III menunjukkan harmoni etnis tumbuh alami di…
Hotel Dafam Pekanbaru hadirkan promo “Kala Iftar” Rp109 ribu per orang. Nikmati menu nusantara hingga…
Saya seorang wanita dan juga seorang pekerja. Saya ingin bertanya, bagaimana hukum sikat gigi atau…
Lapas Bengkalis gelar kerja bakti bersihkan Masjid Nurus’saadah jelang Ramadan agar jamaah lebih nyaman beribadah.
Transaksi ritel Lebaran 2026 ditargetkan tembus Rp50 triliun lewat program BINA dan dorongan belanja masyarakat…
Wabup Rohul pimpin pelepasan jenazah H Syofyan, Kades Lubuk Napal. Suasana haru iringi prosesi penghormatan…