Categories: Gaya Hidup

Medsos Bikinan Donald Trump, Truth Social Laris di iOS, Pengguna Android Belum Kebagian

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Media sosial (medsos) Truth Social besutan Donald Trump baru saja hadir pada tahap awal untuk pengguna iOS di wilayah Amerika Serikat. Kendati baru saja diumumkan, sontak saja medsos yang mirip dengan Twitter itu menyita perhatian publik.

Truth Social bahkan dilaporkan telah mencapai peringkat teratas Apple App Store untuk aplikasi gratis setelah debut selama kurang dari 12 jam. Aplikasi bergaya Twitter itu mengundang pengguna untuk “berbagi pendapat unik Anda” dan diklaim bebas dari diskriminasi politik.

Truth Social diluncurkan sekitar setahun setelah presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dimakzulkan dua kali secara permanen dari Twitter dan beberapa platform internet arus utama lainnya karena diduga berperan dalam serangan 6 Januari 2021 di US Capitol.

Saking viralnya, dikutip dari Variety, Truth Social menjadi aplikasi gratis dengan peringkat tertinggi di App Store di AS. Sepuluh Teratas lainnya adalah: Talking Ben the Dog, HBO Max, TikTok, YouTube, Instagram, Facebook, Snapchat, Messenger, dan Peacock Television.

Truth Social juga merupakan judul trending No. 1 dalam kategori “Jejaring Sosial” App Store. “Apa yang membuat Truth Social berbeda? Kami adalah platform media sosial yang bebas dari diskriminasi politik. Bergabunglah dengan kami dan berbagi, berkomunikasi, dan bersenang-senang!” deskripsi aplikasi berbunyi.

Meskipun tampaknya telah menarik minat luas, banyak pengguna yang mencoba mendaftar ke akun Truth Social pada telah melaporkan menemukan adanya peringatan yang berbunyi “Ada yang tidak beres. Silakan coba lagi” ketika mereka mencoba mendaftar.

Viral dan trending di iOS, lalu kapan Truth Social hadir buat Android? Versi Android dari aplikasi Truth Social tampaknya sedang dalam pengembangan, tetapi belum ada informasi resmi kapan itu akan diluncurkan.

Placeholder di situs perusahaan mengatakan “Segera hadir” ke Google Play Store. Selain itu, sampai saat ini, masih tidak jelas juga apakah Trump sendiri akan berencana untuk berpartisipasi sebagai pengguna aktif di Truth Social atau tidak.

Devin Nunes, mantan perwakilan Partai Republik yang mundur dari Kongres untuk menjadi CEO Trump Media and Technology Group (TMTG), mengatakan pekan lalu di podcast yang dipandu oleh Sebastian Gorka (mantan wakil penasihat keamanan nasional Trump) bahwa Truth Social akan “beroperasi penuh” pada akhir Maret.

 

Sumber: Jawapos.com

Editor: E Sulaiman

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Aslog Kapolri Pimpin Langsung Pemadaman Karhutla di Pelalawan

Mabes Polri mengirim 6.000 liter Formula X-Fire untuk memperkuat pemadaman karhutla di Pelalawan, terutama kawasan…

5 jam ago

Kabut Asap Pekanbaru, Sekolah Kembali Tatap Muka Terbatas dengan Wajib Masker

Kabut asap karhutla masih berdampak pada sekolah di Pekanbaru. PTM terbatas diberlakukan dengan kewajiban masker…

6 jam ago

Hujan Lebat Guyur Kuansing, Salat Istisqa Dialihkan Jadi Tausyiah dan Doa Bersama

Hujan lebat mengguyur Kuansing sejak Jumat dini hari. Salat Istisqa dialihkan menjadi tausyiah dan doa…

6 jam ago

Kasus Dugaan Pencabulan Santriwati, Pengasuh Ponpes di Lubuk Dalam Dibekuk

Pengasuh ponpes di Lubuk Dalam, Siak, RS alias KR ditangkap terkait dugaan pencabulan santriwati. Polisi…

6 jam ago

HSBL 2026 Pekanbaru Segera Bergulir, 46 Tim Siap Adu Kemampuan

HSBL 2026 Pekanbaru diikuti 46 tim dan menghadirkan kategori Junior khusus pelajar SMP atau sederajat…

1 hari ago

PSPS Pekanbaru Tantang PSIS di Laga Pembuka Championship 2026/2027

PSPS Pekanbaru menghadapi PSIS Semarang di laga pembuka Championship 2026/2027. Askar Bertuah menargetkan poin dari…

1 hari ago