Categories: Gaya Hidup

Halau Stres saat di Rumah Perbanyak Asupan Mood Boster

RIAUPOS.CO- Psikolog Lathifah Hanum mengatakan masyarakat dapat memperbanyak asupan yang dapat menambah semangat atau mood boster saat berdiam di rumah dalam upaya mencegah penularan wabah korona (Covid-19).

“Sediakan hal-hal yang biasanya menjadi mood booster kita sehari-hari,” kata psikolog dari Fakultas Psikologi Universitas Indonesia (UI) tersebut melalui rilis pers yang diterima Antara, Senin (23/3).

Ia mengatakan, cara meningkatkan semangat agar tidak jenuh saat menjalani karantina mandiri dapat dilakukan dengan banyak hal, salah satunya adalah dengan mengonsumsi makanan atau minuman kesukaan. “Jika biasanya kita membeli kopi dalam perjalanan ke kantor untuk menemani pagi sebelum menjalani aktivitas, maka sekarang sediakan kopi tersebut di rumah. Tetap resapi rasa kopi tersebut seperti biasanya kita menyeruputnya setiap pagi,” katanya.

Selain itu, cara lain untuk mengurangi stres karena swa-isolasi adalah dengan tetap menjalin relasi dengan orang lain.

Meskipun sedang banyak mengalokasikan waktu di rumah, masyarakat, kata dia, tetap dapat menjaga relasi dengan orang lain dengan memanfaatkan media yang tersedia. “Kita bisa juga mencoba media-media baru dalam interaksi kita tersebut, misalnya video call dengan fitur-fitur lucu yang disediakan oleh media tersebut,” katanya.

Meski tidak bertatap muka secara langsung, interaksi sosial semacam itu, kata dia, dapat membantu mengekspresikan pikiran dan perasaan sehingga stres dapat berkurang.

Berikutnya, upaya lain yang dapat dilakukan untuk mengurangi stres adalah dengan membatasi konsumsi berita. Di tengah wabah korona yang menjangkit semakin banyak orang, mengurangi konsumsi berita dapat menjadi solusi yang tepat untuk menghindari kesalahpahaman dan kepanikan akibat membaca berita-berita yang kebenarannya tidak dapat dipertanggungjawabkan.

“Pada kondisi saat ini, berita merupakan salah satu hal penting karena kita perlu mengetahui kondisi dunia, terutama kondisi negara kita sendiri. Namun jika kita terus mendengarkan berita tersebut selama 24 jam, maka kita pun bisa menjadi tertekan,” katanya.

Selain itu, masyarakat juga disarankan untuk membatasi akses terhadap berita-berita yang bersifat negatif. “Utamakan untuk mencari berita dari website yang terpercaya dan mampu memberikan kita solusi terhadap situasi yang terjadi saat ini. Misalnya, website WHO,” katanya.

Kemudian, yang terpenting dari semua upaya yang dilakukan untuk menjaga kesehatan mental, masyarakat juga diimbau untuk tetap menjaga kesehatan tubuh dengan mengonsumsi makanan yang sehat dan bergizi.

“Beraktivitas di rumah bisa membuat kita terlena dengan waktu dan lupa waktu makan. Biasakan untuk tetap makan tepat waktu,” kata dia.

Selain menjaga kesehatan tubuh, asupan makanan yang sehat juga dapat menjaga kesehatan mental. Oleh karena itu, masyarakat disarankan untuk tetap menjaga asupan makanan agar tetap sehat secara jiwa dan raga. 

Sumber: Jawapos.com
Editor: Deslina

Edwar Yaman

Share
Published by
Edwar Yaman

Recent Posts

Tiga PKS di Rohul Masih Beli TBS Sawit di Bawah Harga Provinsi, Petani Diminta Lebih Selektif

Tiga PKS di Rohul masih membeli TBS sawit Rp2.850 per kg atau di bawah harga…

3 jam ago

Pelabuhan Penumpang Dumai Resmi Jadi Kawasan Non Tunai, Pembayaran ke Malaysia Kini Bisa Pakai QRIS

Pelabuhan Penumpang Dumai resmi menjadi Kawasan Non Tunai. Pembayaran gate pass hingga tiket ferry internasional…

3 jam ago

Sempat Disembunyikan, Toyota Land Cruiser Bupati Kuansing Akhirnya Tiba di Rupbasan KPK

Toyota Land Cruiser 300 GR-S yang diduga terkait kasus suap Bupati Kuansing tiba di Rupbasan…

3 jam ago

Kasus Dugaan Pimpinan Ponpes dan Santri di Kuansing Berakhir Damai, Polisi Tetap Lakukan Pendalaman

Kasus dugaan pimpinan ponpes menjalin hubungan dengan santri hingga memiliki anak menghebohkan Kuansing. Polisi menyebut…

4 jam ago

Diduga Sopir Microsleep, Bus Tabrak Truk di Tol Pekanbaru-Dumai, 2 Tewas

Diduga akibat microsleep, Bus Pelangi menabrak truk tronton di Tol Pekanbaru-Dumai. Dua penumpang tewas, 16…

1 hari ago

KM Gading 2 Tenggelam di Perairan Tanjung Buton, 3 Tewas dan 1 Masih Hilang

Tiga orang meninggal dunia, satu hilang, dan tiga selamat setelah KM Gading 2 tenggelam di…

1 hari ago