Ilustrasi (internet)
RIAUPOS.CO – Musim hujan membawa tantangan tersendiri bagi pemilik kendaraan. Jalanan licin, genangan air, dan suhu dingin bisa mengganggu performa mobil bahkan membahayakan keselamatan. Untuk menghindari kerusakan jangka panjang, berikut ini lima langkah penting yang bisa kamu lakukan:
Walau mobil tidak digunakan, tetap panaskan mesinnya minimal dua hari sekali. Suhu dingin bisa membuat mesin bekerja kurang optimal. Memanaskan mobil membantu menjaga suhu kerja mesin tetap stabil dan siap digunakan kapan saja. (Sumber: Honda Indonesia)
Air hujan bersifat asam dan bisa mempercepat korosi. Cucilah mobil secara rutin, terutama bagian kolong dan roda, untuk mencegah karat yang bisa merusak bodi kendaraan. (Sumber: Toyota Indonesia)
Pastikan ban masih memiliki ketebalan yang cukup untuk mencengkeram jalanan basah. Ban yang aus akan meningkatkan risiko tergelincir dan kecelakaan.
Wiper yang rusak atau kaku tidak mampu menyeka air secara optimal. Gantilah karet wiper setahun sekali atau lebih sering jika kualitasnya menurun.
Lampu berfungsi penting dalam situasi visibilitas rendah. Pastikan semua lampu—depan, belakang, dan sein—berfungsi dengan baik agar tetap aman di jalan dan terlihat oleh pengendara lain.
Sumber: Jawapos.com
Bunga Tabebuya bermekaran di sejumlah ruas jalan Pekanbaru. Warga terpesona melihat pemandangan kota yang lebih…
Kalam Kudus meraih dua kemenangan pada HSBL Selatpanjang 2026 dan memastikan tim putra-putri melaju ke…
Festival Adat Batang Peranap menampilkan Beghagak Tabak, Caca Inai dan Makan Beradat sebagai upaya melestarikan…
Harga Dexlite naik Rp5.050 per liter, pengendara beralih ke biosolar hingga antrean di SPBU Pangkalan…
Pelindo mulai meningkatkan jalan akses Terminal Tanjung Harapan Selatpanjang senilai Rp1,48 miliar untuk kenyamanan dan…
Konflik pengelolaan lahan eks PT RAL di Koto Garo, Kampar, memanas setelah Mitra Agrinas dan…