Ilustrasi (internet)
RIAUPOS.CO – Musim hujan membawa tantangan tersendiri bagi pemilik kendaraan. Jalanan licin, genangan air, dan suhu dingin bisa mengganggu performa mobil bahkan membahayakan keselamatan. Untuk menghindari kerusakan jangka panjang, berikut ini lima langkah penting yang bisa kamu lakukan:
Walau mobil tidak digunakan, tetap panaskan mesinnya minimal dua hari sekali. Suhu dingin bisa membuat mesin bekerja kurang optimal. Memanaskan mobil membantu menjaga suhu kerja mesin tetap stabil dan siap digunakan kapan saja. (Sumber: Honda Indonesia)
Air hujan bersifat asam dan bisa mempercepat korosi. Cucilah mobil secara rutin, terutama bagian kolong dan roda, untuk mencegah karat yang bisa merusak bodi kendaraan. (Sumber: Toyota Indonesia)
Pastikan ban masih memiliki ketebalan yang cukup untuk mencengkeram jalanan basah. Ban yang aus akan meningkatkan risiko tergelincir dan kecelakaan.
Wiper yang rusak atau kaku tidak mampu menyeka air secara optimal. Gantilah karet wiper setahun sekali atau lebih sering jika kualitasnya menurun.
Lampu berfungsi penting dalam situasi visibilitas rendah. Pastikan semua lampu—depan, belakang, dan sein—berfungsi dengan baik agar tetap aman di jalan dan terlihat oleh pengendara lain.
Sumber: Jawapos.com
Kebakaran di Marpoyan Damai Pekanbaru menghanguskan rumah bulat, dua kontrakan, dan sepeda motor. Delapan unit…
Desa Bokor di Kepulauan Meranti berhasil menjaga 13 spesies mangrove dan mengembangkan ekowisata berkelanjutan berbasis…
Sebanyak 117 kendaraan ditindak dalam razia gabungan di Jalan Sudirman Pekanbaru, termasuk truk ODOL dan…
Universitas Hang Tuah Pekanbaru menyembelih empat sapi kurban pada Iduladha 1447 H dan membagikannya kepada…
Jalan Pesisir di Rumbai yang puluhan tahun rusak segera diperbaiki. Anggaran pembangunan mencapai Rp11,8 miliar.
Arus penyeberangan Roro Bengkalis meningkat jelang Iduladha. Pengendara motor bahkan harus antre hingga empat jam.