survei-mayoritas-orang-selingkuh-demi-variasi-untuk-perbaiki-pernikahan
JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Pasang surut kehidupan rumah tangga membuat pasangan seringkali merasa jenuh. Sayangnya sejumlah pasangan mencari pelarian untuk menemukan variasi dalam hubungan dengan cara yang salah: berselingkuh.
Dilansir dari New York Post, Selasa (2/11), dalam sebuah survei dari situs kencan Illicit Encounters, terungkap bahwa 77 persen orang yang berselingkuh ternyata berdalih demi memperbaiki pernikahan. Dan dua pertiga mengatakan bahwa mereka sebetulnya memiliki hubungan rumah tangga yang bahagia, meskipun bermain api.
Hanya 33 persen dari mereka yang berselingkuh mengatakan bahwa mereka berada dalam hubungan yang tidak bahagia. Studi terhadap 2 ribu orang yang selingkuh mengungkapkan bahwa perempuan lebih cenderung mengatakan bahwa mereka masih dalam pernikahan yang bahagia sebesar 71 persen, dibandingkan dengan 63 persen pria.
Pria lebih cenderung berpikir perselingkuhan meningkatkan variasi dalam pernikahan mereka. Sementara 81 persen mengatakan berselingkuh itu lebih membuat pernikahan lebih semangat.
Survei tersebut juga menemukan bahwa, meskipun mengakui selingkuh pada pasangannya, 94 persen pelaku selingkuh akan marah jika pasangan mereka selingkuh juga. Punggawa situs kencan Illicit Encounters, Jessica Leoni mengatakan survei itu tak mengejutkan.
“Saya tidak terkejut bahwa pasangan yang bahagia bisa selingkuh. Pelaku umumnya tidak ingin meninggalkan pasangannya, mereka hanya ingin bumbu tambahan dalam hidup mereka,” tutupnya.
Sumber: Jawapos.com
Editor: E Sulaiman
Kemenag, Baznas, dan BPJS Ketenagakerjaan beri perlindungan JKK dan JKM bagi dai 3T di Riau…
Pemko Pekanbaru targetkan 5.000 warga ikuti Petang Belimau, lepas 10.000 bibit patin di Sungai Siak…
Pemuda Padel resmi hadir di Pekanbaru dengan lima lapangan standar internasional dan program latihan bersama…
JNE rayakan Imlek 2577 dengan barongsai, bagi angpau, dan promo ongkir hingga 77 persen, termasuk…
Honda Bikers Fun Motour Camp 2026 di Kampar diikuti 100 bikers Hobiku, padukan touring, camping,…
BPJS Kesehatan keluarkan Rp50,2 triliun untuk 59,9 juta kasus penyakit kronis sepanjang 2025, jantung tertinggi.