Empat peserta perwakilan dari Kecamatan Mandau, Bathin Solapan, Pinggir dan Desa Muara Basung menerima sertifikat pada malam final Duri Berslow Rock Lagi-Lagi Menyala 2024 di salah satu cafe di Kota Duri, Ahad (4/8/2024) malam. (abu kasim/riau pos)
Empat peserta perwakilan dari Kecamatan Mandau, Bathin Solapan, Pinggir dan Desa Muara Basung guncang salah satu cafe, Jalan Pertanian Duri di malam final Duri Berslow Rock Lagi-Lagi Menyala 2024, Ahad (4/8) malam.
Laporan ABU KASIM, Duri
PENAMPILAN empat peserta, yakni Edward Sibarani, Dewi Iciwir, Toni Haryanto dan Ade Suryaningsih tidak hanya menguncang salah satu cafe di Kecamatan Mandau, tapi juga memukau penonton yang hadir dengan lagu solo dan duet slow rock Indonesia-Malaysia.
Selain penampilan 4 peserta, malam final Duri Berslow Rock Lagi-Lagi Menyala juga dihibur penampilan grup band Friendly dengan Gendre musik Pop Groove, Jack Sellon dengan Gendre Musik Rock n Roll, Guestar dan grub band PRO dengan musik Reggae yang vocalisnya eEri Kuncung.
Hadir pada malam final Duri Berslow Rock Lagi-Lagi Menyala 2024 di salah satu n, Camat Mandau diwakili Kasi Pelayanan Umum Ridho Yudha Pratama Togatorop, Lurah Duri Barat Tommy Adi Putra, Tameng Adat Mandau, berbagai Komunitas Seni Kota Duri, Komunitas Stand Up, Komunitas Tiktok Kastoeri, G3C, Ikasema, Komunitas Photo Grapher Komo Duri dan para Musisi Duri.
Salah seorang Dewan Juri Putra Muhammad mengucapkan terima kasih, kepada Camat Mandau dan teman-teman komunitas yang telah mendukung dan mensukseskan kegiatan ini dari pembukaan hingga malan final ini.
“Malam ini, ada penampilan 4 peserta grand final, dimana 4 peserta ini yang telah diseleksi sebelumnya dari 23 peserta yang ikut Duri Berslow Rock Lagi-Lagi Menyala 2024, dengan tiga kategori penilaian,” ucapnya.
Jadi pada malam ini, dikatakan Putra yang juga Produser Film Indonesia, penampilan 4 peserta bukan hanya kompetisi tapi bagaimana menampilkan yang terbaik dari 4 peserta grand final.(ade)
Jemaah haji asal Pekanbaru resmi diberangkatkan ke Arab Saudi. Kanwil Haji Riau ingatkan jemaah fokus…
Sebanyak 29 warga Belanda datang ke Desa Koto Kombu, Kuansing, untuk napak tilas sejarah keluarga…
Debit Sungai Kuantan di Kuansing mulai surut usai banjir dua hari. BPBD mencatat 526 rumah…
Riezka Rahmatiana dorong ketahanan pangan di Riau lewat pengelolaan lahan tidur menjadi lahan produktif bersama…
Rahmadani (13), bocah yang tenggelam di Sungai Kampar, ditemukan meninggal dunia setelah pencarian intensif selama…
Ratusan warga Bengkalis menyerbu pasar murah Minyakita dan beras SPHP. Stok cepat habis, pemerintah siapkan…