Categories: Ekonomi Bisnis

Tingkatkan Keandalan Sistem dengan Zero Accident, PLN Gelar FGD

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Penerapan budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) sangat penting untuk mereduksi angka kecelakaan kerja agar terciptanya “Zero Accident”. Terlebih PLN dalam upaya peningkatkan keandalan sistem wajib menerapkannya. Untuk itu, dilaksanakan Focus Group Discussion (FGD) guna membahas isu tersebut, Senin (31/1/2022). 

Adapun peserta FGD yakni perwakilan pegawai dari seluruh unit kerja transmisi di lingkungan PLN Direktorat Bisnis Regional Sumatera dan Kalimantan. Turut Hadir VP Sistem Proteksi Regsumkal PLN Abdul Salam Nganro, dan VP Pengelolaan Aset Transmisi Regsumkal PLN Binara Nainggolan, beserta tim. 

Berlangsung secara tatap muka, FGD diadakan di Kantor PLN UIP3BS dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat. Sebelum memasuki ruangan, seluruh peserta diwajibkan untuk melakukan Rapid Test Antigen dengan hasil negatif. 

Acara dibuka dengan welcome speech oleh Senior Manager Sistem Transmisi II, Anton Junaidi, mewakili GM PLN UIP3BS. "Semoga agenda hari ini dapat berjalan dengan lancar dan seluruh program kerja yang kita rencanakan berjalan tanpa terkendala apapun," ucap Anton. 

Pada kesempatan yang sama, VP Sistem Proteksi Regsumkal Abdul Salam Nganro, menyampaikan beberapa hal mengenai pelaksanaan FGD. Dikatakannya, Slsepanjang FGD berlangsung agar disampaikan seluruh program kerja yang belum terakomodir pada RKAP, sehingga diperoleh potret perencanaan ke depan

"Selain itu, seluruh program kerja agar dimaksimalkan dengan tetap mengedepankan safety sebagai jalan menuju Zero Accident nantinya. Saat ini safety menjadi isu pada semua Divisi yang ada, dengan adanya pengalaman sebelumnya agar dapat dijadikan pembelajaran," kata ujar Abdul Salam. 

Acara berlanjut dengan pembagian kelompok kerja FGD menjadi empat kelompok yakni transmisi, proteksi, operasi sistem, dan K3L. Ada sebelas poin yang dibahas masing-masing kelompok. Beberapa di antaranya strategi pengelolaan aset, strategi pencapaian indeks transmisi, program zero accident, lesson learned K3, program kerja percepatan recovery system, program kerja peningkatan keandalan operasi sistem, dan beberapa lainnya. 

"Melalui pelaksanaan FGD ini diharapkan bisa menghasilkan program-program kerja yang akan dieksekusi, sehingga memberikan manfaat besar bagi korporat maupun masyarakat luas sesuai dengan semangat transformasi PLN yang terus berinovasi dalam melayani pelanggan," pungkasnya.

Laporan: Mujawaroh Annafi (Pekanbaru)

Editor: E Sulaiman

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Dugaan Korupsi Anggaran Kendaraan Dinas Meranti, Ketua DPRD Minta Hormati Proses Hukum

Ketua DPRD Kepulauan Meranti meminta semua pihak menghormati proses hukum Kejari terkait dugaan korupsi anggaran…

18 jam ago

HSBL 2026 Pekanbaru Series Hari Kedua Sajikan Delapan Pertandingan

HSBL 2026 Pekanbaru Series memasuki hari kedua dengan delapan pertandingan di GOR Tribuana, termasuk laga…

18 jam ago

Karhutla di Tapung Masuk Hari Keempat, 3 Hektare Lahan Gambut Terbakar

Karhutla di Desa Karya Indah, Tapung, Kampar, memasuki hari keempat. Api padam, tetapi sejumlah titik…

18 jam ago

Job Fair Rohul 2026 Jadi Kesempatan Pencari Kerja Temukan Lowongan Baru

Job Fair Rohul 2026 digelar 12 Oktober untuk mempertemukan pencari kerja dengan perusahaan yang membutuhkan…

19 jam ago

Antisipasi Keracunan MBG, BGN Kuansing Ingatkan SPPG Perketat Cek Kualitas Makanan

BGN Kuansing meminta SPPG memperketat pemeriksaan menu MBG untuk mencegah makanan basi atau kedaluwarsa yang…

19 jam ago

6.000 Liter Formula X-Fire Dikirim Polri untuk Atasi Karhutla Pelalawan

Polri menguji Formula X-Fire untuk menangani Karhutla di lahan gambut Pelalawan dengan dukungan 6.000 liter…

2 hari ago