ROMA (RIAUPOS.CO) – Otoritas antimonopoli Italia tengah melakukan penyelidikan terhadap Google. Langkah tersebut berdasarkan dugaan bahwa Google memonopoli dan menyalahgunakan posisi dominannya di pasar iklan Italia.
“Google menggunakan sejumlah besar data secara diskriminatif, dikumpulkan melalui aplikasinya sendiri untuk menghalangi operator pesaing lain dalam bersaing secara efektif di pasar periklanan online," ujar juru bicara regulator antimonopoli Italia dikutip dari Reuters, Rabu (28/10/2020).
Otoritas mengatakan, serangkaian penyelidikan telah dilakukan bekerja sama dengan polisi keuangan Italia, di mana inspeksi di beberapa kantor Google sejak Selasa. Hal serupa juga dilakukan pemerintah Korea Selatan (Korsel) pada Jumat pekan lalu.
Komisi Perdagangan Adil Korsel (KFTC) menyelidiki tuduhan Google telah membatasi pembuat smartphone lokal seperti Samsung untuk menggunakan sistem operasi lain. Google juga diduga memaksa pengembang untuk menerbitkan aplikasi game hanya kepada Google Play Store.
Sementara pada Rabu pekan lalu, pemerintah Amerika Serikat (AS) juga menggugat Google atas tuduhan praktik monopoli terkait mesin pencarian serta iklan. Itu merupakan gugatan kasus antimonopoli terbesar di AS dalam dua dekade terakhir, setelah penyelidikan serupa terhadap Microsoft pada 1998.
Dalam gugatan itu, pengadilan diminta untuk melarang Google melakukan praktik persaingan usaha tidak sehat serta mempertimbangkan perubahan struktural pada perusahaan milik Alphabet itu yang mungkin bisa mengarah pada pembubaran.
Sumber: Reuters/News/Berbagai Sumber
Editor: Hary B Koriun
Mabes Polri mengirim 6.000 liter Formula X-Fire untuk memperkuat pemadaman karhutla di Pelalawan, terutama kawasan…
Kabut asap karhutla masih berdampak pada sekolah di Pekanbaru. PTM terbatas diberlakukan dengan kewajiban masker…
Hujan lebat mengguyur Kuansing sejak Jumat dini hari. Salat Istisqa dialihkan menjadi tausyiah dan doa…
Pengasuh ponpes di Lubuk Dalam, Siak, RS alias KR ditangkap terkait dugaan pencabulan santriwati. Polisi…
HSBL 2026 Pekanbaru diikuti 46 tim dan menghadirkan kategori Junior khusus pelajar SMP atau sederajat…
PSPS Pekanbaru menghadapi PSIS Semarang di laga pembuka Championship 2026/2027. Askar Bertuah menargetkan poin dari…