Categories: Ekonomi Bisnis

Pemerintah Janji Bikin Proyek yang Mampu Serap 19 Juta Tenaga Kerja Â

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Di tengah pandemi corona (Covid-19), pemerintah berjanji akan membuat skema proyek-proyek yang bakal menyerap jutaan tenaga kerja hingga empat tahun ke depan. Ini di luar daya serap untuk mereka yang ingin menjadi pegawai pemerintah.

Pemerintah menargetkan dapat menyerap tenaga kerja sebanyak 19 juta orang dalam melaksanakan proyek yang masuk dalam daftar proyek strategis nasional (PSN) selama 2020-2024. Dalam satu tahun, pemerintah memproyeksi ada 4 juta tenaga kerja yang terserap dari proyek PSN yang dikerjakan.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menjelaskan setiap proyek senilai Rp1 triliun akan menyerap tenaga kerja sebanyak 14 ribu orang. Penyerapan ini terjadi baik secara langsung maupun tidak langsung.

"Kalau dilihat bahwa proyek ini dalam periode 2020-2024 ini ditargetkan bisa menyerap tenaga kerja setiap tahunnya sebanyak 4 juta orang atau selama proyek itu berjalan agregatnya bisa mencapai 19 juta orang yang bekerja dalam proyek selama lima tahun ini," ungkap Airlangga dalam video conference, Jumat (29/5/2020).

Ia mencontohkan pengerjaan proyek di Morowali sendiri telah menyerap tenaga kerja sebanyak 40 ribu orang. Kemudian, proyek infrastruktur di Konawe juga memperkerjakan sebanyak 11 ribu orang dan proyek di Weda Bay berhasil menyerap 30 ribu tenaga kerja.

"Demikian juga untuk pembangunan jalan tol yang akan didorong oleh Kementerian PUPR yang diawali dengan program padat karya," ucap Airlangga.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengungkapkan pihaknya telah mengalokasikan dana sebesar Rp11,6 triliun untuk proyek padat karya tahun ini. Anggaran itu akan digunakan untuk mengerjakan proyek pengendalian banjir, pemeliharaan irigasi, dan infrastruktur di desa.

"Di lapangan sudah berjalan dengan total penyerapan pekerja yang kami hitung sekitar 595 ribu orang," ujar Basuki.

Selain itu, Basuki bilang ada pekerjaan reguler yang juga akan menambah penyerapan tenaga kerja, seperti rehabilitasi irigasi, pembangunan bendungan, dan jalan raya. Untuk pekerjaan reguler ini, ada 78 ribu tenaga kerja yang terserap.

"Jadi selain padat karya yang Rp11,6 triliun tadi, kami membuat pekerjaan reguler di 2.865 lokasi yang kami hitung ada penyerapan 78 ribu orang lagi. Jadi itu tambahannya," jelas Basuki.

Sebagai informasi, ada 89 proyek direkomendasikan masuk ke daftar baru PSN. Total nilai proyek tersebut mencapai Rp1.422 triliun.

Airlangga mengungkapkan 89 proyek itu berasal dari 245 proyek yang tadinya diusulkan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi). Proyek yang masuk dalam daftar PSN dianggap memberikan dampak kepada masyarakat dan pertumbuhan ekonomi di tengah pandemi virus corona.

Sumber: Antara/CNN/Berbagai Sumber
Editor: Hary B Koriun

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

Razia Gabungan di Sudirman, 117 Kendaraan Langsung Ditindak

Sebanyak 117 kendaraan ditindak dalam razia gabungan di Jalan Sudirman Pekanbaru, termasuk truk ODOL dan…

2 hari ago

UHTP Sembelih 4 Sapi Kurban, Daging Dibagikan untuk Warga dan Karyawan

Universitas Hang Tuah Pekanbaru menyembelih empat sapi kurban pada Iduladha 1447 H dan membagikannya kepada…

2 hari ago

Puluhan Tahun Rusak, Jalan Pesisir di Rumbai Segera Mulai Dibangun

Jalan Pesisir di Rumbai yang puluhan tahun rusak segera diperbaiki. Anggaran pembangunan mencapai Rp11,8 miliar.

2 hari ago

Lonjakan Penumpang Roro Bengkalis Terjadi Jelang Libur Akhir Pekan dan Iduladha

Arus penyeberangan Roro Bengkalis meningkat jelang Iduladha. Pengendara motor bahkan harus antre hingga empat jam.

3 hari ago

Libur Iduladha, Masuk Wisata Danau Raja Rengat Gratis hingga 1 Juni

Pemkab Inhu menggratiskan tiket masuk, parkir, dan tempat jualan di Wisata Danau Raja Rengat selama…

3 hari ago

Satreskrim Polres Kampar Ringkus Komplotan Pencuri Sapi, Kerugian Capai Rp72 Juta

Polres Kampar menangkap tiga terduga pelaku pencurian empat ekor sapi milik warga Kuok dengan kerugian…

3 hari ago