asita-riau-dukung-penghentian-penerbangan-domestik
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Tidak dapat dipungkiri sektor pariwisata limbung diterpa wabah Coronavirus Diesiese 2019 (Covid-19). Berbagai aktivitas sosial dibatasi, jalur keluar masuk batas kota juga diawasi, hingga penerbangan dihentikan sementara. Hal ini membuat para agen travel juga mengalami pukulan luar biasa karena wabah tersebut. Bahkan pendapatan dari agen travel bisa dikatakan Rp0.
Kendati demikian Associatio of Indonesian Tours and Travek Agencies (Asita) Riau, tetap mendukung penuh kebijakan pemerintah untuk mencegah penyebaran virus corona, salah satunya adalah langkah penghentian penerbangan domestik sementara.
Menurut Ketua Asita Riau, Dede Firmansyah, pihaknya tidak mempermasalahkan setiap kebijakan yang diambil pemerintah. “"ami mengakui agen travel saat ini bisa dikatakan pendapatannya nol. Ada juga yang sudah beralih bisnis," ucapnya. "’Langkah yang diambil pemerintah harus didukung sehingga dapat menekan penularan wabah global tersebut. Jangan sampai wabah ini tak terkendali," tambahnya.
Dede menilai, penghentian sementara penerbangan di Riau adalah langkah yang bagus. Menurutnya, tidak ada yang tahu kapan wabah akan berakhir. "Kami mendukung. Dalam kondisi ini, memang ini langkah yang harus diambil, kita tidak tahu kapan wabah ini akan usai," ujarnya.
Jajaran Komisaris AP II Dirombak
Sementara itu, Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mengangkat komisaris baru di PT Angkasa Pura II (Persero)/AP II, Senin (27/4). Pengangkatan itu sesuai dengan Keputusan Menteri BUMN Selaku Rapat Umum Pemegang Saham Perusahaan Perseroan (Persero) PT Angkasa Pura II Nomor: SK-127/MBU/04/2020 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Anggota-anggota Dewan Komisaris Perusahaan Perseroan (Persero) PT Angkasa Pura II.
Per 27 April 2020, Agus Santoso diangkat ssebagai Komisaris Utama AP II yang baru merangkap komisaris independen, Mochtar Husein sebagai Wakil Komisaris Utama, Abdul Muis sebagai Komisaris Independen, Tubagus Fiki Chikara Satari, Andus Winarno, dan Dodi Iskandar sebagai Komisaris.(a)
JCH asal Pekanbaru meninggal dunia di Batam setelah menjalani perawatan hampir sebulan sebelum keberangkatan haji.
Kecelakaan tunggal di Tol Pekanbaru–Dumai diduga akibat microsleep. Dua orang meninggal dunia, enam luka berat.
Sidang Abdul Wahid kembali digelar. Jaksa KPK menyoroti CCTV rusak dan temuan barang mewah saat…
PSSI Riau masih mengupayakan tambahan kuota Liga 4 nasional agar Energi Bintang Riau berpeluang menyusul…
Gerakan Pangan Murah di Tembilahan dipadati warga yang berburu kebutuhan pokok terjangkau menjelang Hari Raya…
Jembatan Merah Putih Presisi di Desa Logas selesai dibangun dan diharapkan mempermudah mobilitas serta aktivitas…