INTERNET
JAKARTA (RIAUPOS.CO) – KTM diam-diam akan meluncurkan motor petualang barunya untuk bertarung di segmen adventure. Pabrikan asal Austria ini meluncurkan KTM 250 Adventure yang menyasar segmen kelas pemula.
Dibekali mesin berkubikasi 250 cc, seperti dilansir dari Motorbeam (27/12) motor petualang ini akan muncul di ajang di India pada pertengahan tahun 2020 mendatang. Bahkan hadirnya KTM 250 Adventure ini semakin menguat karena motor petualang ini kepergok sedang melakukan uji jalan.
Bila dilihat sekilas model ini mirip dengan KTM 390 Adventure, karena dari sasis dan beberapa part bodi yang dipakai pada KTM 250 Adventure. Ini membuat motor adventure tampil gagah dan diyakini akan sanggup bersaing dengan para kompetitornya di segmen yang sama.
Sayangnya meskipun dari segi sasis dan konsep bodinya sama, tak bisa dipungkiri bahawa di antara keduanya terdapat beberapa perbedaan antara model 250 dengan 390. Ini terlihat dari jenis lampu yang disematkan.
Pada KTM 390 Adventure sudah menggunakan LED, sedangkan pada 250 Adventure masih mengusung lampu depan halogen. Sedangkan bicara performa dapur pacunya sendiri, KTM diklaim bakal mengusung mesin 248.8 cc berpendingin cairan dan bersilinder tunggal. Mampu mengeluarkan tenaga puncak hingga 30 Tk dan torsi puncak 24 Nm.
Bicara masalah harga, pihak KTM masih merahasiakannya, yang jelas, informasi untuk harga diumumkan saat perilisan perdananya di India pada pertengahan tahun 2020 yang akan datang. Bila ini muncul di Indonesia akan bersaing dengan Kawasaki di segmen yang sama.
Sumber: Jawapos.com
Editor: E Sulaiman
Polsek Kuantan Mudik menertibkan dua warung remang-remang di Bukit Betabuh setelah menerima keluhan warga. Lima…
Polisi membongkar aktivitas PETI di Kampar Kiri Hulu dan mengamankan operator ekskavator. Sejumlah peralatan tambang…
Warga Rambah sempat kesulitan air bersih setelah kabel pompa distribusi di Desa Pawan dicuri. Aliran…
Dosen Unilak membekali siswa SMKN 1 Kandis dengan kemampuan digital branding dan menghitung HPP untuk…
Air Sungai Singingi kembali keruh setelah PETI diduga beraksi. Warga meminta aparat meningkatkan razia demi…
Tempuh 192 km selama 22 jam, tiga Goweser Paliko dari Payakumbuh dan Limapuluh Kota hadir…