30-juta-umkm-sasaran-holding-umi
JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) memastikan 30 juta pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) bakal mendapat akses perbankan. Itu dilatari kehadiran holding ultramikro (UMi) yang merupakan kolaborasi bisnis BRI, Pegadaian (Persero), dan PNM. Mereka diharapkan mampu memperluas jaringan dan mendorong penyaluran kredit pelaku UMKM yang belum tersentuh lembaga keuangan.
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menyebutkan, holding UMi menjadi jawaban dalam memberikan kemudahan bagi UMKM untuk mengakses pembiayaan formal. Apalagi, program Mekaar PNM sudah mencapai 10,8 juta nasabah. "Lebih besar dibandingkan jumlah nasabah Grameen Bank di Bangladesh yang sebesar 9,1 juta nasabah," katanya.
Erick menegaskan, ada empat poin utama yang perlu di-achieve oleh holding UMi. Pertama, berkontribusi dan konsisten dalam memberikan pemasukan bagi negara. Baik lewat dividen, pajak, maupun PNBP. Kedua, perseroan harus melakukan akselerasi digitalisasi dalam menghadapi perubahan zaman di era saat ini.
Ketiga, sambung Erick, holding UMi harus bisa memberikan dampak bagi para pelaku usaha dalam kemudahan akses, keterjangkauan biaya pendanaan, hingga tepat sasaran. Keempat, transformasi human capital agar keberpihakan terhadap ultramikro bisa berjalan secara berkelanjutan.
"Problemnya, kadang-kadang tidak ada keberlanjutan. SOP-nya tidak dijalankan, banyak sudah inovasi yang saya lihat bagus-bagus, tapi tidak berjalan maksimal," ujarnya.
Ketua Umum Asosiasi UMKM Indonesia (Akumindo) M Ikhsan Ingratubun menambahkan, kehadiran holding UMi merupakan bukti keberpihakan pemerintah kepada pelaku UMKM. Itu tecermin dari layanan jasa layanan keuangan yang semakin variatif, murah, cepat, dan efisien.
Apalagi, BRI merupakan bank yang fokus pada micro banking, memiliki cabang terbesar dengan agen laku pandai yang menjawab berbagai kebutuhan pelaku usaha di daerah, bahkan di tingkat desa.
Terlebih, pemerintah mendorong pelaku UMKM untuk melakukan digitalisasi pada usahanya. "Memang perlu diakui, belum banyak yang beradaptasi dengan digital. Kami harap holding UMi juga bisa lebih cepat menjawab kebutuhan modal kerja," ujarnya.(han/agf/c7/dio/jpg)
Carlo Ancelotti mulai menunjukkan sentuhan pragmatis bersama Brazil. Kini Selecao bersiap menghadapi ancaman Erling Haaland…
Kafilah Inhu mencetak sejarah dengan finis di peringkat IV MTQ Riau 2026. Prestasi terbaik dalam…
Rifat Sungkar menyatakan siap membantu Pemko Pekanbaru mewujudkan pembangunan sirkuit otomotif dan mendukung berbagai program…
Mitsubishi Motors bersama Riau Pos menggelar Bergerak Bersama di Grand Ubud Pekanbaru dengan beragam aktivitas…
Pemko Pekanbaru membuka layanan pengaduan dan jalur pemenuhan kuota SPMB SMP 2026 agar seluruh anak…
PKL kembali bermunculan di Jalan Sudirman Ujung dekat Jembatan Siak IV. Satpol PP Pekanbaru menegaskan…