Categories: Ekonomi Bisnis

Chevron Terapkan Bekerja Jarak Jauh

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Untuk mencegah penyebaran Covid-19, PT Chevron Pacific Indonesia (CPI) menerapkan kebijakan bekerja jarak jauh (Work Remotely), bagi sebagian pegawai sejak 19 Maret lalu dengan tetap menjaga kelangsungan kegiatan produksi migas.

Pekerjaan-pekerjaan yang dapat diselesaikan dari jarak jauh dikerjakan para pegawai dari rumah. Pertemuan antar pegawai juga dilakukan secara virtual dengan dukungan teknologi.

Sedangkan untuk pekerjaan yang harus diselesaikan di lokasi kerja, para pegawai dan mitra kerja diminta menerapkan perilaku higienis dan menjaga jarak dalam berinteraksi (physical distancing). Sebelum memasuki area perusahaan, mereka diminta mengisi formulir deklarasi kesehatan dan perjalanan serta diukur suhu tubuhnya. Jika sedang mengalami gejala flu, mereka diminta untuk segera berisitrahat di rumah.

"Ini untuk mendukung gerakan pembatasan sosial (social distancing) pegawai kami minta untuk mengurangi risiko penularan saat berbagi ruang umum bersama orang lain. Di antaranya dengan melakukan meeting jarak jauh, mengatur ulang ruang kerja, menghindari keramaian dan tidak bepergian apabila bukan kegiatan yang mendesak," ujar Sonitha Poernomo, Manager Corporate Communications PT CPI.

Dikatakan Sonitha, perusahaan juga menghentikan sementara kegiatan yang menghadirkan banyak orang atau menimbulkan kerumunan, serta menutup fasilitas rekreasi dan olahraga di lingkungan perusahaan.

Untuk membantu perlindungan terhadap tenaga medis, PT CPI berencana memberikan 1.000 masker N95 kepada RSUD Arifin Achmad, Pekanbaru. Selain itu, PT CPI juga dalam proses pengadaan 1.000 alat pelindung diri (APD) yang akan disumbangkan melalui Pemprov Riau dan 3.000 botol cairan antiseptik pembersih tangan yang akan didistribusikan kepada masyarakat sekitar area operasi.

Kondisi pandemik Covid-19 juga menggugah semangat kesukarelawanan para pegawai PT CPI. Melalui komunitas masing-masing, mereka menyumbangkan APD kepada tenaga medis. Komunitas alumni ITS, ITB, Kagama UGM, Komunitas Mudikers, Rumbai Minas Women Network, XYZ, maupun Persatuan Ibu-Ibu Chevron tengah mengumpulkan dana untuk pembelian  APD, multivitamin, susu, hand sanitizer, dan disinfektan.

"Bantuan ini akan kami berikan kepada petugas medis dan laboratorium yang menangani Covid-19 dan petugas penyemprot disinfektan," ujar Sonitha Pramono.(ksm)

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

Dari Kehilangan ke Kebahagiaan, Wako Pekanbaru Beri Motor untuk Sandro

Sandro, warga disabilitas di Pekanbaru, terharu terima motor baru dari wali kota setelah kehilangan akibat…

1 hari ago

Wako Pekanbaru Tegas: Gaji ASN dari Uang Rakyat, Harus Kerja Maksimal!

Ratusan ASN Pekanbaru resmi jadi PNS. Wako ingatkan gaji berasal dari uang rakyat dan minta…

1 hari ago

Layanan KTP di Pekanbaru Hampir Dua Pekan Gangguan, Warga Keluhkan Antrean Lama

Layanan KTP dan KIA Disdukcapil Pekanbaru terganggu hampir dua pekan. Antrean panjang terjadi, warga keluhkan…

1 hari ago

Pasca Kebakaran Hebat, Ratusan Warga Pulau Kijang Dapat Bantuan Sembako

Sebanyak 106 KK korban kebakaran di Pulau Kijang mulai menerima bantuan darurat. Pemerintah fokus penuhi…

1 hari ago

Polisi Bongkar Penimbunan Solar di Pelalawan, 13,6 Ton Disita!

Polisi ungkap penimbunan 13,6 ton solar subsidi di Pelalawan. Satu pelaku diamankan bersama barang bukti…

1 hari ago

Lift Barang Jatuh dari Lantai 7, Tiga Pekerja Kritis

Lift proyek RS Santa Maria jatuh dari lantai tujuh. Tiga pekerja luka berat dan dirawat…

2 hari ago