pertamina-santuni-1-500-anak-yatim-korban-covid-19-di-sumatra
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Pertamina Persero memberikan santunan bagi anak-anak yang terdampak pandemi Covid-19 di seluruh Indonesia. Santunan ini merupakan wujud syukur atas hari jadi Pertamina ke-64.
PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) menyerahkan secara simbolis santunan bagi 1.500 anak-anak yang berada di Sumatra di Gedung Rumbai Country Club Pekanbaru.
GM/EVP Upstream Business PHR, Ruby Mulyawan, memberikan santunan secara simbolis kepada 10 anak-anak disaksikan Kepala Dinas Sosial Provinsi Riau Tengku Zul Efendi, Kepala Dinas Sosial Kota Pekanbaru Dr H Idrus, Komisi V DPRD Riau dr Hj Arnita Sari,dan Direktur Operasi Pertamina Foundation Yulius Bulo.
Kegiatan santunan ini merupakan kolaborasi dan sinergi antara Pertamina dan Dinas Sosial Provinsi dan Kabupaten/Kota di seluruh Indonesia. Dinas Sosial Provinsi dan Kabupaten/Kota menyediakan data anak-anak korban pandemi dan membantu menyalurkan.
“Pertamina sebagai Badan Usaha Milik Negara yang konsisten mendorong praktik ESG dan SDGs melihat penting untuk terlibat dan mengambil peran aktif dalam penanggulangan Covid-19 di Indonesia, termasuk mendukung anak-anak yang turut terdampak pandemi. Harapan kami kegiatan ini dapat memberikan motivasi kepada anak-anak untuk tetap semangat,” ujar Ruby saat penyerahan santunan secara simbolis pada Senin (22/11/2021) siang.
Secara keseluruhan, santunan diberikan kepada 6.400 anak-anak korban pandemi Covid-19 dengan rincian 3.000 anak di Jawa; 1.500 anak di Sumatra; 1.000 anak di Kalimantan; 600 anak di Sulawesi, dan 300 anak di Papua.
Setelah penyerahan santunan, tamu undangan dan anak anak penerima santunan dihibur dengan pembacaan puisi oleh 2 siswi SD Cendana Rumbai. Dilanjutkan dengan kunjungan ke rumah salah satu anak penerima bantuan yang berada di Kelurahan Lembah Damai, Rumbai, Pekanbaru.
Laporan: Henny Elyati (Pekanbaru)
Editor: Hary B Koriun
JCH asal Pekanbaru meninggal dunia di Batam setelah menjalani perawatan hampir sebulan sebelum keberangkatan haji.
Kecelakaan tunggal di Tol Pekanbaru–Dumai diduga akibat microsleep. Dua orang meninggal dunia, enam luka berat.
Sidang Abdul Wahid kembali digelar. Jaksa KPK menyoroti CCTV rusak dan temuan barang mewah saat…
PSSI Riau masih mengupayakan tambahan kuota Liga 4 nasional agar Energi Bintang Riau berpeluang menyusul…
Gerakan Pangan Murah di Tembilahan dipadati warga yang berburu kebutuhan pokok terjangkau menjelang Hari Raya…
Jembatan Merah Putih Presisi di Desa Logas selesai dibangun dan diharapkan mempermudah mobilitas serta aktivitas…