Categories: Ekonomi Bisnis

iRace Aplikasi Menjadi Kategori Move to Earn Pertama dari Indonesia

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Pandemi Covid-19 telah berdampak kepada dunia olahraga Indonesia. Berbagai kompetisi dan event yan telah dijadwalkan tidak bisa digelar sebagaimana mestinya. Ini untuk menghindari kerumunan dan mengurangi penularan. Hal ini sangat dirasakan betul oleh iRace Indonesia, sebagai penyelenggara event olahraga di Indonesia yang berdiri pada 2018 di bawah naungan PT Arkana Maju Sejahtera.

CEO iRace Indonesia Veddy Jonatan menyebut selama tahun itu, pihaknya sukses menyelenggarakan berbagai kompetisi lari, sepeda, dan duathlon bersama klien dari bebagai organisasi dan perusahan. Namun, pada awal 2020 dengan adanya pandemi Covid-19 membuat seluruh lini operasional iRace terhenti total. Namun itu tidak menyurutkan Veddy. Dia pun mencari terobosan bagaimana bisa membuat event olahraga tanpa mengumpulkan massa.

“Ini membuat kami berupaya mengembangkan sebuah platform kompetisi olahraga virtual pada system android dan IOS. Sejalan waktu ternyata kami sukses mendapatkan sambutan dari penggemar olahraga lari maupun sepeda dengan diadakan terobosan ini,” ujar Veddy.

Dikatakan Veddy, tahun 2021 merupakan puncak kesuksesan platform iRace dengan banyaknya event yang diselenggarakan. Masyarakat juga  antusias turut serta berpartisipasi di acara virtual. Dengan suksesnya acara virtual dan melihat potensi market yang besar di dunia olahraga, pihaknya kembali  menghadirkan terobosan baru dengan pengembangan platform yang akan terintegrasi dengan blockchain teknologi.

“Sehingga membuat project ini menuju ke arah dunia AR, VR dan metaverse,” ungkap Veddy.

Dikatakan Veddy, secara ide muncul di pertengahan tahun 2021, bagaimana memotivasi masyarakat untuk lebih sehat dan lebih produktif. Sehingga pihaknya menawarkan pengalaman berolahraga ke level selanjutnya. Di mana kita dapat menghasilkan uang dari hasil kita berolah raga dengan pencapaian pada level tertentu sesuai dengan usaha yang dicapai oleh pengguna aplikasi nantinya. Saat ini, ujar Veddy, sudah ada beberapa bisnis model yang masuk dalam kategori “Move to Earn” yang sudah diterapkan di luar negeri, dan pihaknya sebagai pioneer dari Indonesia dalam waktu dekat akan segera meluncurkan produk dengan tahap awal penjualan NFT, avatar serta perlengkapan yang diramu menjadi sebuah permainan yang mengasyikkan dan menantang.

“Dengan gameplay yang unik ini, kami berharap platform kami dapat mengajak dan mendorong masyarakat untuk kembali berolahraga. Baik berjalan, berlari maupun bersepeda sekaligus berinventasi pada token kami,” jelasnya.

Dikatakan Veddy, dalam waktu dekat ini  pihaknya akan melakukan event airdrop NFT. Penjualan NFT melalui white list dan pre sale. “Jadi ikuti terus perkembangan kami melalui website iracemeta.io dan ikuti info menarik lainnya di media social resmi kami. So, are you ready sport to earn,” ujar Veddy mengakhiri.

 

Editor: Edwar Yaman

 

 

 

Eka Gusmadi Putra

Share
Published by
Eka Gusmadi Putra

Recent Posts

Razia Gabungan di Sudirman, 117 Kendaraan Langsung Ditindak

Sebanyak 117 kendaraan ditindak dalam razia gabungan di Jalan Sudirman Pekanbaru, termasuk truk ODOL dan…

2 hari ago

UHTP Sembelih 4 Sapi Kurban, Daging Dibagikan untuk Warga dan Karyawan

Universitas Hang Tuah Pekanbaru menyembelih empat sapi kurban pada Iduladha 1447 H dan membagikannya kepada…

2 hari ago

Puluhan Tahun Rusak, Jalan Pesisir di Rumbai Segera Mulai Dibangun

Jalan Pesisir di Rumbai yang puluhan tahun rusak segera diperbaiki. Anggaran pembangunan mencapai Rp11,8 miliar.

2 hari ago

Lonjakan Penumpang Roro Bengkalis Terjadi Jelang Libur Akhir Pekan dan Iduladha

Arus penyeberangan Roro Bengkalis meningkat jelang Iduladha. Pengendara motor bahkan harus antre hingga empat jam.

2 hari ago

Libur Iduladha, Masuk Wisata Danau Raja Rengat Gratis hingga 1 Juni

Pemkab Inhu menggratiskan tiket masuk, parkir, dan tempat jualan di Wisata Danau Raja Rengat selama…

2 hari ago

Satreskrim Polres Kampar Ringkus Komplotan Pencuri Sapi, Kerugian Capai Rp72 Juta

Polres Kampar menangkap tiga terduga pelaku pencurian empat ekor sapi milik warga Kuok dengan kerugian…

2 hari ago