Categories: Ekonomi Bisnis

Penurunan Suku Bunga Acuan Gairahkan Industri Properti

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Keputusan Bank Indonesia (BI) untuk menurunkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin menjadi 5,75 persen disambut positif oleh sejumlah industri yang biasa menyalurkan kredit. Salah satu yang paling diuntungkan adalah bisnis yang bergerak di bidang properti.

Sebab suku bunga yang tinggi selama ini kerap menjadi penghalang masyarakat untuk memiliki sebuah hunian rumah. Wabilkhusus untuk kalangan milenials yang hanya mempunyai dana terbatas. Pasalnya, unit rumah yang dibeli biasanya menggunakan jasa kredit perbankan.

“Penurunan suku bunga akan memberikan efek positif dalam menurunkan bunga kredit kepemilikan properti,” kata Analis Binaartha Sekuritas, Muhammad Nafan Aji kepada JPG, Sabtu (20/7).

Dengan penurunan bunga tersebut, industri properti dinilai akan diburu masyarakat dengan harapan mendapatkan kredit unit rumah hunian dengan bunga rendah. Begitu juga dengan investasi, industri properti bisa menjadi sektor unggulan pasca keputusan BI tersebut.

“Demand kredit bank terhadap sektor properti meningkat. Sektor properti menggeliat, maka sektor konstruksi-pun menggeliat,” tuturnya.

Dihubungi terpisah, Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Abra Talatov mengatakan bahwa penurunan suku bunga belum bisa berlaku langsung dalam waktu dekat. Sebab, kata dia, biasanya perbankan membutuhkan waktu untuk mentransmisi kebijakan suku bunga baru dari BI.

“Dalam jangka pendek, laju pertumbuhan KPR tidak akan terlalu signifikan karena transmisi penurunan suku bunga biasanya ada lagi waktu 3-6 bulan. Lagipula, BI juga sebetulnya sudah menstimulus kredit konsumsi dengan penurunan LTV (batas uang muka),” tuturnya.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal DPP Real Estate Indonesia (REI) Paulus Totok Lusida optimistis pertumbuhan industri properti akan tumbuh sebesar 10 persen usai penurunan suku bunga dari BI.

Dia berharap, kebijakan itu dapat mengairahkan kembali industri properti yang sempat lesu pada tahun lalu. “Kebijakan tersebut sangat berarti, akan menolong supaya pertumbuhan properti bisa meningkat sekitar 10 persen sampai dengan akhir tahun,” tuturnya.(jpg)
Editor: Eko Faizin

Eka Gusmadi Putra

Share
Published by
Eka Gusmadi Putra

Recent Posts

Daftar Produk dan Harga ASICS Sonicblast di Blibli

Daftar Produk dan Harga ASICS Sonicblast di Blibli

10 jam ago

Pastikan UMK 2026 Dipatuhi, Pemko Pekanbaru Sidak Hotel dan Rumah Sakit

Disnaker Pekanbaru memperketat pengawasan UMK 2026 dengan menyidak hotel dan rumah sakit untuk memastikan gaji…

2 hari ago

Jelang Riau Pos Fun Bike 2026, Peserta Perorangan Tunjukkan Antusiasme Tinggi

Menjelang Riau Pos Fun Bike 2026, antusiasme peserta perorangan terus meningkat. Iven gowes massal ini…

2 hari ago

Tersedak Paku Masuk ke Paru-Paru, RSUD Arifin Achmad Tangani Tanpa Operasi

RSUD Arifin Achmad berhasil menangani kasus langka pasien tersedak paku hingga ke paru-paru tanpa operasi…

2 hari ago

Polisi Bongkar Dugaan TPPO di Bengkalis, 12 Orang Diamankan

Polres Bengkalis menggerebek rumah di Bandar Laksamana yang diduga jadi penampungan PMI ilegal. Empat terduga…

2 hari ago

Belajar Jadi Jurnalis, Puluhan Siswa SMP Global Andalan Kunjungi Redaksi Riau Pos

Puluhan siswa SMP Global Andalan mengikuti outing class ke Riau Pos untuk belajar jurnalistik, mengenal…

2 hari ago