Direktur Utama PTPN IV PalmCo Jatmiko Santosa saat melakukan penanaman pohon di tepi Sungai Deli. HUMAS PTPN IV PALMCO
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Sub Holding PTPN IV PalmCo tengah membangun tujuh fasilitas air bersih di berbagai daerah terpencil di Indonesia sebagai bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).
Program yang menyasar sekitar 800 kepala keluarga ini bertujuan menyediakan akses sanitasi air bersih yang layak, sehingga diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat yang ada di sekitar area operasional perusahaan.
Pembangunan ditargetkan rampung sepenuhnya pada akhir April hingga Mei 2025.
Direktur Utama PTPN IV PalmCo Jatmiko Santosa menyampaikan, pemenuhan keperluan dasar seperti air bersih merupakan bagian dari kepedulian perusahaan kepada masyarakat sekitar unit operasionalnya.
“Air bersih bukan hanya keperluan harian, tetapi hak dasar setiap manusia. Oleh karena itu, ini sangat penting khususnya di wilayah-wilayah yang masih kesulitan dalam mengakses air bersih,” ungkap Jatmiko.
Ia menjelaskan, saat ini pembangunan masih dalam proses dan tersebar di tujuh titik strategis, yakni di Sumatera Utara, Riau, Jambi, Kalimantan Selatan, Aceh dan Sumatera Selatan. Lokasi-lokasi tersebut dipilih berdasarkan hasil pemetaan kebutuhan masyarakat serta koordinasi dengan pemerintah setempat.
“Kami tidak hanya membangun, tetapi juga memastikan bahwa fasilitas ini nantinya dapat digunakan dan dirawat secara berkelanjutan oleh masyarakat. Itu sebabnya, kami turut melibatkan pemerintah desa dan kelompok warga dalam setiap tahapan pelaksanaan,” sambungnya.
Tak hanya menjadi bentuk kepedulian, program yang selaras dengan Sustainable Development Goals (SDGs) Tujuan Pilar Pembangunan (TPB) ke enam mengenai akses air bersih dan sanitasi layak untuk semua tersebut, diharapkan juga meningkatkan tingkat kesehatan masyarakat sekitar.
“Kami ingin program ini menjadi bagian dari kontribusi aktif PalmCo dalam membangun lingkungan yang lebih sehat dan layak bagi masyarakat. Sebab kami percaya, masyarakat yang sehat dan produktif, akan memberi impact positif pula bagi pertumbuhan bersama,” ucap Jatmiko.
Lebih jauh, direktur yang oleh Asosiasi Petani Kelapa Sawit Perusahaan Inti Rakyat atau ASPEKPIR disebut sebagai Bapak Petani Plasma itu menegaskan, PalmCo akan terus berkomitmen untuk mengembangkan program-program yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat secara berkesinambungan.
“Hal penting lainnya adalah sustainability. Bagaimana manfaat positif dari program TJSL yang kami lakukan ini benar-benar dapat berkelanjutan dan dijaga bersama-sama. Sekali lagi, kami ingin tumbuh bersama masyarakat. Semoga bisa menjadi bekal kita semua untuk generasi mendatang atas hidup yang lebih baik,” pungkas Jatmiko.(eca/ifr)
Padati Bike Community Pariaman mengirim tiga goweser untuk ikut Riau Pos Fun Bike 2026, mendukung…
Aksi penjambretan di Bukit Raya berujung maut. Korban tewas saat mempertahankan tas, dua pelaku diamankan…
Kennedy dan Melissa resmi dinobatkan sebagai Koko Cici Riau 2026 dalam grand final di Mal…
Roadshow Kopi Good Day Goes to School kembali digelar di SMAN 6 Pekanbaru dan disambut…
Museum Sang Nila Utama Pekanbaru resmi ditetapkan sebagai museum Tipe B oleh Kementerian Kebudayaan RI…
BPBD Siak, polisi, dan BBKSDA memastikan video dugaan serangan harimau di Kandis adalah hoaks dan…