Categories: Ekonomi Bisnis

Mobil Ini Disuntik Mati Tahun 2021, Mulai dari Jazz hingga Panther

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Selain sebarek mobil-mobil baru yang meluncur di tahun 2021, ada pula model-model lawas yang akhirnya tutup usia di tahun ini dan disetop penjualannya. Hal ini sebetulnya wajar mengingat siklus penggantian model memang biasa dilakukan oleh pabrikan otomotif.

Model-model lawas dimatikan, diganti dengan model terkini yang lebih segar dan lebih baru dari berbagai aspek. Meski menjadi “kesedihan” tersendiri bagi pemilik jenis kendaraan yang disuntik mati dan diganti model baru, hal ini perlu dilakukan untuk lebih merangsang pasar dan membidik segmen baru.

Sepanjang 2021, berikut rangkuman mobil-mobil apa saja yang akhirnya harus tutup usia dan disetop penjualannya:

Masuk awal tahun 2021, kendaraan atau mobil yang pertama kali dihentikan “nafasnya” adalah Outlander Sport dari Mitsubishi. PT Mitsubishi Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) mengumumkan bahwa Outlander Sport di Indonesia tak akan ada lagi model terbarunya alias benar-benar dimatikan.

Dimulai sejak 2012, Mitsubishi tercatat bisa mendistribusikan Outlander Sport sebanyak 5.118 unit. Masuk tahun kedua tepatnya 2013, distribusi Outlander Sport mulai menurun. Saat itu 4.706 unit Outlander Sport dikirim ke diler.

Panther yang Legendaris

Kabar disetopnya penjualan tipe mobil tertentu di Indonesia juga dirasakan oleh para penggemar “Rajanya Diesel” yakni Isuzu. Isuzu pada Februari 2021 lalu resmi mengumumkan bahwa mereka tak lagi menjual mobil legendarisnya yakni Panther.

Mobil legendaris yang sudah dijual sejak tahun 1991 silam ini diumumkan berhenti dijual lantaran terganjal regulasi Euro 4 yang bakal dicanangkan pemerintah Indonesia. Selain itu, Isuzu saat itu mengaku hanya ingin berfokus pada penjualan di sektor kendaraan komersial saja.

Nama Panther sendiri memang lekat dengan masyarakat Indonesia sampai saat ini. Jenis mobil tersebut diluncurkan Isuzu kala itu untuk menjegal dominasi Kijang dari Toyota.

Mitsubishi juga punya mobil dengan nama hewan saat itu yang juga digunakan untuk melawan Toyota Kijang yakni Mitsubishi Kuda. Namun sayang, Kijang tetap tak ada lawan dan tetap jadi raja sampai saat ini.

Nissan Terra

Mobil lainnya yang disetop penjualannya pada tahun 2021 adalah Terra dari Nissan. SUV gambot dengan mesin diesel ini diumumkan kematiannya juga pada bulan Februari.

Tak begitu membekas, kematian Nissan Tera di Indonesia tak terlalu menarik perhatian. Hal ini lantaran populasi mobil ini memang jarang di jalanan mengingat mobil ini merupakan jenis SUV premium dengan banderol harga yang mahal.

Sebelumnya, Nissan Terra memang diposisikan Nissan untuk bisa melawan rival mereka untuk jenis SUV ladder frame populer lainnya seperti Pajero Sport dari Mitsubishi dan dan Fortuner dari Toyota.

Jazz Tak Kalah Menyedihkan

Lanjut, mobil lain yang dikabarkan tamat riwayatnya di tanah air adalah Jazz. Tak ada angin, tak ada hujan, tiba-tiba Honda di Indonesia mengumumkan kematian Jazz yang juga cukup jadi raja di segmennya yakni City Car.

PT Honda Prospect Motor (HPM) mengumumkan telah menghentikan produksi Jazz di Indonesia. Sebagai gantinya, Honda Jazz akan diteruskan nafasnya oleh Honda City Hatchback yang baru diluncurkan pada awal Maret 2021 lalu di segmen yang sama yakni mobil kecil untuk mobilitas perkotaan.

Karimun

Terakhir, berdasarkan catatan kami, yang juga mati di tahun 2021 adalah Suzuki Karimun. Cukup lama sejak era 90-an Karimun menghiasi jalanan tanah air, di 2021 mobil mungil tersebut menemui ajalnya dengan model terakhir adalah Karimun Wagon R.

Suzuki memastikan tak lagi memproduksi mobil mungil Karimun Wagon R. Varian yang cukup mendongkrak nama Suzuki di Tanah Air dipastikan tutup buku.

Suzuki mengklaim, penghentian produksi Karimun Wagon R menjadi strategi Suzuki dalam rangka mendukung program percepatan pemerintah dalam menurunkan emisi gas rumah kaca sebesar 29 persen pada 2030. Suzuki Indonesia berkomitmen untuk mendukung program tersebut dengan memfokuskan diri pada pengembangan kendaraan listrik.

 

Sumber: Jawapos.com

Editor: E Sulaiman

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Sidak Kecamatan Marpoyan Damai, Wako Pekanbaru Minta Pelayanan Lebih Cepat

Wali Kota Pekanbaru sidak Kecamatan Marpoyan Damai dan menekankan pelayanan cepat serta kenyamanan warga.

15 jam ago

Distankan Pekanbaru Periksa 3.754 Hewan Kurban, Belum Temukan Kasus Penyakit

Distankan Pekanbaru telah memeriksa 3.754 hewan kurban dan memastikan belum ditemukan kasus penyakit.

15 jam ago

Tiga Wakil Rektor Umri Dilantik, Siap Perkuat Tata Kelola Berstandar Internasional

Umri melantik wakil rektor baru dan menargetkan penguatan tata kelola kampus menuju standar internasional.

15 jam ago

Unri Lepas 1.891 Wisudawan, Alumni Diminta Jaga Nama Baik Almamater

Universitas Riau mewisuda 1.891 lulusan dan mengajak alumni menjadi generasi adaptif, inovatif, serta berdaya saing.

15 jam ago

Polres Bengkalis Menang Praperadilan Kasus Karhutla di Rupat Utara

PN Bengkalis menolak gugatan praperadilan kasus karhutla dan menguatkan keabsahan proses penyidikan Polres Bengkalis.

1 hari ago

Sehari Dicari, Pegawai PNM Pelalawan Ditemukan Mengapung di Sungai Indragiri

Pegawai PNM Ukui, Ardi Yahya, ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam di Sungai Indragiri, Inhu

1 hari ago