Categories: Ekonomi Bisnis

Tujuh Negara Siap Investasi Baterai Listrik

(RIAUPOS.CO) – Belum usai ingar bingar groundbreaking pabrik baterai listrik, Indonesia akan kedatangan investor selanjutnya. Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi dan Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia memastikan bakal ada tujuh negara lagi yang siap masuk ke tanah air.”Jadi, ini sekitar enam atau tujuh negara yang akan masuk ke Indonesia. Makanya, Indonesia akan kita jadikan sebagai negara pusat produsen baterai mobil,” ujarnya pada konferensi pers virtual, Jumat (17/9).

Meski belum mau memerinci siapa saja investor tersebut, dia memastikan ada dari Asia Tenggara, Asia, dan Eropa. Salah satu yang dipastikan adalah proyek investasi antara konsorsium BUMN dan investor asal Tiongkok, Contemporary Amperex Technology Co Ltd (CATL). Perusahaan tersebut sudah meneken kontrak investasi pada 2020 dan merealisasikannya tahun ini.”Perkembangan sementara, CATL proses. Doain insya Allah tahun ini sudah mulai groundbreaking,” katanya.

Bahlil menargetkan sekitar bulan depan ada penandatanganan kontrak investasi dengan salah satu negara di Asia Tenggara. Meski, dia masih merahasiakan investor tersebut. Ditanya apakah Tesla ikut berinvestasi ke Indonesia, Bahlil menyatakan bahwa urusan itu ditangani langsung oleh Kemenko Maritim dan Investasi (Kemenko Marves) yang dikomandoi Luhut Binsar Pandjaitan. Dia mengungkapkan bahwa bukan tanpa sebab berbagai negara mulai membuka diri ke Indonesia. Salah satu alasannya, kini tidak ada lagi ”tukang palak”.

”Kami permudah izin. Tidak ada lagi "tukang palak". Tidak ada lagi saham kosong. Tidak ada lagi maksud tertentu,” tegasnya.

Dengan berbagai negara yang sudah menyatakan kesiapan mereka, Indonesia digadang-gadang akan menjadi negara pusat produsen baterai mobil dunia. Keyakinan itu bukan tanpa alasan. Kenyataannya, hampir 26 persen cadangan nikel dunia berada di Indonesia.

Bahlil membayangkan, pada masa mendatang, Indonesia seharusnya bisa menjadi negara besar untuk produksi berbagai komponen kendaraan listrik tersebut. ”Kita harus mampu memberikan nilai tambah bagi Indonesia,” tuturnya.

Proyek baterai kerja sama antara konsorsium BUMN dan CATL akan melingkupi proyek smelter HPAL dan RKEF di sisi hulu. Juga proyek prekursor, katoda, battery cell dan pack di sektor intermediate, serta ESS-charging station-power solutions, hingga daur ulang di sisi hilir. Konsorsium BUMN yang terlibat itu terdiri atas MIND ID (Inalum), Aneka Tambang (Antam), Pertamina, dan PLN.

Mantan Ketum Hipmi (Himpunan Pengusaha Muda Indonesia) itu menjelaskan, pada 2023 seluruh ekosistem mobil listrik akan mulai melakukan tahap produksi. Sementara, pada Desember mendatang, investasi untuk prekursor dan katoda memulai groundbreaking. Nilai investasinya mencapai USD 5 miliar–USD 6 miliar.

Dari sisi serapan tenaga kerja, Bahlil menyebutkan bahwa investasi ekosistem mobil listrik akan menyerap puluhan ribu tenaga kerja lokal. Sebab, investasi itu bersifat padat karya dan modal. Nanti produksi mobil listrik juga menyasar pasar ekspor.

”Sementara, untuk ekspor ini, perusahaan bukan kacang-kacang, mereka menguasai pasar dunia. Dari 80 persen total produksi kita bakal ekspor, tujuannya bisa ke Eropa dan Amerika Serikat yang menggunakan banyak mobil listrik,” ujarnya.

Dari keseluruhan investasi itu, total perkiraan investasi ekosistem kendaraan listrik yang masuk mencapai USD 9,8 miliar. Sebelumnya, Indonesia merealisasikan investasi USD 1,1 miliar dari realisasi investasi konsorsium LG dan Hyundai.(nda)

 

Laporan JPG, Jakarta

 

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

Buron ke Sumut, Dalang Pembakaran Jaring Nelayan di Rohil Akhirnya Ditangkap

Terduga dalang pembakaran jaring nelayan di Panipahan, Rohil, ditangkap polisi setelah buron ke Sumatera Utara.

7 jam ago

Antrean BBM Mengular, Pemprov Riau Ajukan Tambahan 99.700 KL Biosolar

Pemprov Riau mengajukan tambahan kuota 99.700 KL biosolar dan 99.556 KL pertalite karena kebutuhan BBM…

7 jam ago

Riau Pos-HSBL 2026 Pekanbaru Segera Bergulir, 46 Tim Siap Bertanding

Sebanyak 46 tim siap bertanding di Riau Pos-Honda Student Basketball League 2026 Pekanbaru Series pada…

7 jam ago

PLN Rengat Resmikan SPKLU di Bank Mandiri, Dorong Ekosistem Kendaraan Listrik

PLN UP3 Rengat meresmikan SPKLU di Bank Mandiri Rengat untuk memudahkan pengisian daya sekaligus mendorong…

8 jam ago

Pemko Pekanbaru Targetkan Seragam Gratis Rampung Dibagikan Oktober

sebanyak 20.800 murid SD dan SMP Negeri di Pekanbaru akan menerima seragam gratis. Penyaluran ditargetkan…

8 jam ago

Abu Vulkanik Anak Krakatau Ganggu Penerbangan, 34 Pesawat dari Pekanbaru Batal

Abu vulkanik Gunung Anak Krakatau mengganggu penerbangan Pekanbaru-Jakarta. Sebanyak 34 penerbangan dari Bandara SSK II…

9 jam ago