Categories: Ekonomi Bisnis

Menprin Tegur 24 Perusahaan Tak Salurkan Minyak Curah

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mendorong para pelaku industri minyak goreng sawit (MGS) meningkatkan pasokan curah bersubsidi. Upaya itu dilakukan guna memenuhi kebutuhan masyarakat, usaha mikro, dan usaha kecil.

Data dari sistem informasi minyak goreng curah (Simirah) yang dikelola Kemenperin menunjukkan progres distribusi minyak goreng (migor) curah bersubsidi, termasuk di wilayah timur Indonesia. "Hingga 11 April, rata-rata penyaluran secara nasional mencapai 6.060 ton per hari atau sudah mengalami kenaikan pada Maret yang rata-ratanya 4.050 ton per hari. Kami memberikan apresiasi sebesar-besarnya terhadap para pelaku perusahaan industri MGS yang terlibat," ujar Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita akhir pekan lalu.

Di antara 81 pabrik di Indonesia, 75 pabrik telah terdaftar dalam program penyediaan migor curah. Enam pabrik lainnya tidak eligible mengikuti program karena belum beroperasi, tidak menghasilkan RBD palm olein/minyak goreng sawit, maupun pertimbangan teknis lainnya. "Berikutnya, ada perbaikan dalam kepatuhan produsen migor curah untuk memenuhi target kontrak. Dari semula 17 perusahaan, kini sudah ada 20 perusahaan yang telah memenuhi target kontrak di daerah penugasan tertentu pada periode 16–31 Maret 2022," jelas Agus.

Meski demikian, Simirah juga merekapitulasi beberapa perusahaan yang belum merealisasikan penyaluran. Menperin telah mengirimkan surat peringatan kepada 24 perusahaan yang belum menyalurkan dan melaporkan realisasi penyalurannya selama Maret 2022.

"Bagi 24 perusahaan yang telah menerima surat peringatan tersebut, kami mengharapkan agar penyaluran segera dipercepat sesuai dengan penugasan yang telah diberikan melalui nomor registrasi masing-masing," tegasnya.

Sementara itu, Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) Sudaryono mengungkapkan bahwa pasokan minyak goreng curah di pasar terkendala pengiriman. Sebab, jumlah pasar di Indonesia mencapai 16 ribu pasar dan tersebar di pelosok negeri.(jpg)

 

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Resahkan Warga, Dua Warung Remang-remang di Kuantan Mudik Ditertibkan Polisi

Polsek Kuantan Mudik menertibkan dua warung remang-remang di Bukit Betabuh setelah menerima keluhan warga. Lima…

2 jam ago

PETI di Kampar Kiri Digerebek, Satu Operator Ekskavator Diamankan Polisi

Polisi membongkar aktivitas PETI di Kampar Kiri Hulu dan mengamankan operator ekskavator. Sejumlah peralatan tambang…

8 jam ago

Warga Rambah Sempat Krisis Air Bersih, Ternyata Kabel Pompa Dicuri

Warga Rambah sempat kesulitan air bersih setelah kabel pompa distribusi di Desa Pawan dicuri. Aliran…

8 jam ago

Dosen Unilak Bekali Siswa SMKN 1 Kandis Jurus Branding Digital dan Hitung Harga Jual

Dosen Unilak membekali siswa SMKN 1 Kandis dengan kemampuan digital branding dan menghitung HPP untuk…

1 hari ago

Air Sungai Singingi Kembali Keruh, PETI Diduga Jadi Penyebab

Air Sungai Singingi kembali keruh setelah PETI diduga beraksi. Warga meminta aparat meningkatkan razia demi…

1 hari ago

Tempuh 192 Km Selama 22 Jam, Goweser Paliko Siap Meriahkan Gowes Merdeka 2026

Tempuh 192 km selama 22 jam, tiga Goweser Paliko dari Payakumbuh dan Limapuluh Kota hadir…

1 hari ago