Categories: Ekonomi Bisnis

Promosi Wisata Malaysia Ramaikan CFD Pekanbaru, Destinasi Alam Jadi Sorotan

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Pada pekan terakhir kegiatan Hari Terbuka Malaysia di kawasan Car Free Day (CFD) Pekanbaru, Ahad (16/11), Konsulat Malaysia bersama Tourism Malaysia kembali memperkenalkan berbagai destinasi wisata alam kepada para pengunjung.

Konsul Malaysia di Pekanbaru, Mohammed Hosnie Shahiran bin Ismail, menjelaskan bahwa Hari Terbuka Malaysia merupakan ajang untuk memperkenalkan budaya, layanan, dan potensi wisata negara tersebut kepada masyarakat Pekanbaru.

Memasuki pekan keenam, kegiatan ini tidak hanya menyajikan aneka kuliner khas seperti roti canai, teh tarik, dan ais Bandung, tetapi juga mengampanyekan program Visit Malaysia 2026. Tahun tersebut menjadi momentum besar bagi Malaysia untuk menarik wisatawan internasional, dengan target 35,6 juta kunjungan dan pendapatan 147,1 miliar ringgit.

Kampanye itu menonjolkan kekayaan budaya dan alam Malaysia serta memperkenalkan destinasi baru di luar kota-kota populer. “Kami mengundang seluruh warga Riau, Kepri, dan Sumatera untuk menikmati libur sekolah dan akhir tahun di Malaysia. Silakan datang untuk wisata, kesehatan, maupun pendidikan,” ujarnya.

Malaysia saat ini mempromosikan tagline “mewah, mampu, milik (3M)” dengan fokus pada dua tema utama: destinasi lestari dan kekayaan budaya. Selain pariwisata, Konsulat Malaysia juga menangani layanan lain seperti visa, registrasi pernikahan, kelahiran, dan informasi seputar pendidikan serta kesehatan.

Melalui Visit Malaysia 2026, pemerintah Malaysia turut mempromosikan daerah yang jarang dikunjungi wisatawan Indonesia, seperti Sabah, Sarawak, Kelantan, Perak, dan Terengganu—masing-masing memiliki keunikan sendiri.

Konsul berharap wisatawan Riau dapat memanfaatkan konektivitas penerbangan yang mudah untuk menjelajahi lokasi wisata baru di luar destinasi populer seperti Johor, Penang, Melaka, dan Kuala Lumpur. Ia bahkan menyarankan wisatawan untuk menikmati keanekaragaman hayati di Taman Nasional Pahang serta mengunjungi Perlis yang berbatasan langsung dengan Thailand.

“Sebab kita budaya serumpun. Kami ingin memperkuat posisi Malaysia sebagai destinasi wisata lestari, mulai dari hutan hujan tropis di Sabah dan Sarawak, Langkawi, hingga Taman Negara di Pahang,” tegasnya.(ayi)

Redaksi

Recent Posts

Tiga Bulan Belajar di Dunia Media, Mahasiswa Unri Rampungkan Program Magang Berdampak di Riau Pos

Mahasiswa Unri sukses menyelesaikan program Magang Berdampak selama tiga bulan di Riau Pos dengan bekal…

2 hari ago

Tangis dan Bangga Warnai Pelepasan 250 Siswa SMPN 25 Pekanbaru

Pelepasan 250 pelajar kelas IX SMPN 25 Pekanbaru berlangsung khidmat, meriah, dan penuh suasana haru.

2 hari ago

Sewa Lima Hari, Mobil Malah Digelapkan, Pasutri Berakhir Ditangkap

Pasutri di Tapung ditangkap polisi setelah diduga menggelapkan mobil rental yang tak dikembalikan kepada pemiliknya.

2 hari ago

Pantai Solop Diawasi Ketat Saat Iduladha, Maksiat dan Narkoba Jadi Perhatian

Pengawasan di Pantai Solop diperketat selama libur Iduladha untuk mencegah maksiat, miras, narkoba dan perilaku…

2 hari ago

Korupsi Bibit Kopi Liberika di Meranti, Kerugian Negara Rp663 Juta Berhasil Dipulihkan

Kejari Kepulauan Meranti berhasil memulihkan kerugian negara Rp663 juta dari kasus korupsi pengadaan bibit kopi…

2 hari ago

Kursi Kadis PUPR Riau Berganti, SF Hariyanto Tunjuk Zulfahmi Jadi Plt

SF Hariyanto menunjuk Zulfahmi sebagai Plt Kadis PUPR-PKPP Riau untuk penyegaran dan percepatan pembangunan infrastruktur.

2 hari ago