Categories: Ekonomi Bisnis

SKK Migas Proyeksikan Penerimaan Negara dari Migas Turun

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) memperkirakan terjadi penurunan penerimaan negara kotor (gross revenue) sekitar USD 13 miliar. Outlook gross revenue yang tadinya USD 32,09 miliar berpotensi turun menjadi USD 19,95 miliar imbas Covid-19 dan rendahnya harga minyak.

Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto menuturkan, sesuai dengan yang disampaikan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) maka rata-rata harga minyak Indonesia atau Indonesia Crude Price (ICP) akan terkoreksi di level USD 38 per barel. Dalam APBN 2020, rata-rata ICP dipatok USD 63 per barel.

"Dengan ICP yang turun ke USD 38 per barel, gross revenue yang di APBN direncanakan USD 32,09 miliar, akan menjadi USD 19,95 miliar," katanya dalam konferensi pers, Kamis (16/4).

Outlook penerimaan kotor sebesar USD 19,95 miliar tersebut terdiri dari bagian pemerintah sebesar USD 6,7 miliar, bagian kontraktor sebesar USD 4,15 miliar, dan cost recovery sebesar USD 9,11 miliar.

Dwi menjelaskan, adapun realisasi penerimaan kotor pada kuartal-I 2020 ini mencapai USD 6,39 miliar. Rinciannya, yakni bagian pemerintah sebesar USD 2,94 miliar, bagian kontraktor sebesar USD 1,05 miliar, dan cost recovery sebesar USD 1,05 miliar.

Sementara itu, realisasi investasi hingga kuartal-I 2020 mencapai USD 2,87 miliar, atau 21 persen dari target APBN yang sebesar USD 13,8 miliar. Investasi sebesar USD 2,87 miliar tersebut terdiri dari investasi pada kegiatan produksi (73 persen), pengembangan (15 persen), administrasi (8 persen), serta eksplorasi (4 persen).

"Hingga akhir tahun kemungkinan akan terjadi penurunan investasi, karena memang harga minyak dunia yang rendah. Ini kami review akan turun berapa," pungkasnya.

Sumber: JawaPos.com
Editor: Erizal

Rinaldi

Share
Published by
Rinaldi

Recent Posts

Waterbarrier Digeser, Pengendara Tetap Terobos Jembatan Sinambek

Jembatan Sungai Sinambek Kuansing ditutup karena rusak dan nyaris ambruk, namun pengendara masih nekat menerobos.

14 jam ago

Jelang Imlek 2026, Lalu Lintas Tol Pekanbaru–XIII Koto Kampar Melonjak 35 Persen

Jelang Imlek 2026, trafik Tol Pekanbaru–XIII Koto Kampar naik hingga 35 persen, arus ke Sumbar…

15 jam ago

Jawab Tantangan Iklim Tropis, RS Awal Bros Hadirkan Solusi Kesehatan Rambut

RS Awal Bros Hangtuah luncurkan Hair Center pertama di Riau, hadirkan solusi medis rambut berbasis…

15 jam ago

Ramp Check Gabungan di Siak, Pastikan Bus dan Angkutan Barang Laik Jalan

Polres Siak gelar ramp check gabungan dalam Operasi LK 2026 untuk pastikan angkutan umum dan…

16 jam ago

Wabup Rohul Hadiri Bolimau Adat, Pererat Ukhuwah Sambut Ramadan 1447 H

Tradisi bolimau adat di Luhak Kepenuhan jadi momentum sucikan diri dan pererat ukhuwah jelang Ramadan…

16 jam ago

Lewat Metode Saminiyyah, Dosen UIR Bimbing Disabilitas Belajar Al-Qur’an

UIR gelar PkM bimbingan spiritual dan baca tulis Al-Qur’an bagi penyandang disabilitas di Riau bekerja…

17 jam ago