Categories: Ekonomi Bisnis

Eka Hospital Pekanbaru Bagikan Masker ke Masyarakat

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Kabut asap yang menyelimuti Kota Pekanbaru dalam beberapa hari terakhir ini telah meresahkan warga.

Banyak hal yang terganggu dengan adanya asap ini. Mulai dari mengganggu jarak pandang penerbangan hingga mengganggu kesehatan khususnya anak-anak dan para lansia.

Sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat, Eka Hospital Pekanbaru membagikan masker secara gratis bagi masyarakat sekitar dan pengendara.

CEO Eka Hospital Pekanbaru, Romi Jaya Saputra, Jumat (13/9) mengatakan, pembagian masker dilakukan mulai pada 21 Agustus 2019 yang lalu, di dua sekolah yaitu Play Group TK Witama Jalan Soekarno Hatta dan di Indonesian Creative School (ICS), dan Jalan Melati, Marpoyan Damai, Pekanbaru.

Di masing-masing sekolah tersebut telah disebarkan kurang lebih 200 masker gratis kepada para murid dan guru sekolah.

Eka Hospital kembali memberikan masker gratis kepada para pengendara bermotor yang melewati jalan tepat di depan Eka Hospital Pekanbaru yang dilakukan mulai 10 September 2019 mulai pukul 07.00 WIB hingga pukul 09.00 WIB.

“Kurang lebih 500 masker yang telah tersebar kepada masyarakat,” ucapnya.

Selain itu, pihaknya juga menjelaskan bahaya kabut asap yang dapat menyerang masyarakat, di antaranya berupa gangguan kesehatan  infeksi saluran pernafasan akut (ISPA), serangan asma, penyakit paru obstruksi kronis (PPOK), iritasi mata, mata kering serta berbagai penyakit lainnya.

“Salah satu bentuk kepedulian Eka Hospital adalah dengan menyediakan secara gratis masker bagi pengunjung rumah sakit yang ditempatkan di Layanan Pelanggan, membagikan masker gratis di sekolah-sekolah maupun di jalan raya sekitar serta giat memberikan edukasi kesehatan mengenai pencegahan maupun penanganan penyakit yang muncul akibat asap ini,” jelas Roni.

Ada beberapa hal yang dapat dilakukan oleh masyarakat dalam menghadapi musibah kabut asap ini di antaranya, memperbanyak minum air putih, memperbanyak konsumsi sayuran dan buah-buahan, mengkonsumsi multivitamin, mengurangi aktivitas di luar ruangan, menggunakan masker jika keluar ruangan, sering mencuci muka dan tangan untuk menghapus debu halus yang menempel, dan berolah raga teratur agar tubuh tetap fit.

“Untuk di kantor dan rumah masyarakat juga dapat menambahkan dengan melakukan hal-hal seperti, menutup jendela, menutup pintu, dan menggunakan air purifier (penyaring udara),” tegasnya.(ayi)

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

Dampak Asap Karhutla Makin Pekat, Pemkab Kuansing Liburkan Sekolah Dua Hari

Kualitas udara di Kuansing nyaris menyentuh level sangat tidak sehat. Disdikpora Kuansing memutuskan kembali menerapkan…

8 jam ago

Kabut Asap Karhutla Kian Pekat, 2.220 Warga Pelalawan Terserang Penyakit ISPA

Dampak kabut asap karhutla di Pelalawan sebabkan 2.220 warga terserang ISPA. Pemkab Pelalawan menyiagakan posko…

8 jam ago

Kualitas Udara Memburuk, Kasus ISPA di Kabupaten Kampar Tembus 1.740 Pasien

Kualitas udara Bangkinang masuk kategori sangat tidak sehat akibat kabut asap karhutla. Dinkes Kampar mencatat…

8 jam ago

PSPS Pekanbaru vs Persiraja Banda Aceh: Momentum Asykar Bertuah Bangkit di Laga Kandang

Gagal meraih poin di laga pembuka, PSPS Pekanbaru fokus melakukan evaluasi total jelang laga kandang…

8 jam ago

Menggugah Selera, Grand Elite Hotel Pekanbaru Hadirkan Menu Ayam Goreng Serundeng Sambal Bawang

Grand Elite Hotel Pekanbaru menghadirkan promo menu nusantara Ayam Goreng Serundeng Sambal Bawang lezat buatan…

17 jam ago

Operasional 1.276 SPPG Dihentikan Sementara, BGN Pastikan Pasokan Makan Bergizi Gratis Tetap Aman

Badan Gizi Nasional menindak tegas 1.276 SPPG dengan menghentikan sementara operasionalnya akibat belum memenuhi kriteria…

18 jam ago