Categories: Ekonomi Bisnis

Gandeng Basarnas, PLN Nusantara Power Gelar Pelatihan P3K

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Masih dalam rangkaian Peringatan Bulan K3 Nasional tahun 2024, PLN Nusantara Power Unit Pelaksana Pengendalian Pembangkitan (UPDK) Pekanbaru meggelar Pelatihan First Aid/Pertolongan Pertama pada Kecelakaan (P3K), 22-26 Februari 2024 lalu.

Menggandeng Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), kegiatan ini bertujuan untuk mengasah kemampuan Tim Rescue Medical First Responder/First Aid unit dalam menghadapi kondisi darurat yang menimbulkan adanya korban.

Dilaksanakan di Aula Lancang Kuning UPDK Pekanbaru, kegiatan yang mengambil tema Pelatihan Rescue dan Medical First Responder/First Aid ini dihadiri secara langsung oleh Manager UPDK Pekanbaru, Erryawan Kusuma.

Membuka kegiatan, Erryawan mengungkapkan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menambah pengetahuan dan keterampilan Tim P3K dan Evakuasi. ‘’Melalui kegiatan ini kami berharap tim rescue benar-benar siap menghadapi keadaan darurat,” jelasnya.

“Kami juga sangat berterima kasih kepada Basarnas atas kesediannya menjadi narasumber dalam kegiatan ini. Semoga dapat dibangun kerjasama lebih lanjut khususnya terkait pelatihan kepada Tim Penanggulangan Keadaan Darurat (TPKD) yang kami miliki,” tutup Erryawan.

Dilaksanakan selama 3 hari, Basarnas memberikan materi dan penjelasan terkait Penilaian Korban dan Pemeriksaan, Pemindahan Korban dan Packing Patient, Perdarahan dan Fraktur, Bantuan Hidup Dasar dan Resusitasi Jantung Paru, serta Terapi Oksigen.

Setiap materi yang diberikan disajikan dalam 2 sesi yakni dalam bentuk teori melalui presentasi oleh narasumber dari Basarnas , serta sesi praktik dimana peserta pelatihan dapat langsung mencoba dan mempraktikan apa yang dipelajarinya. Instruktur dari Basarnas , Pandu Dinanta, menyoroti terkait metode pelatihan rescue kali ini. ‘’Kita tidak bisa hanya memberikan penjelasan dalam bentuk teori saja, Tim Rescue harus dapat mempraktikan secara langsung,” terangnya.

‘’Dalam memberikan penyuluhan terkait rescue, saya selalu bertanya, memastikan apa tujuan pelatihan ini. Bila tujuannya agar Tim Rescue dapat melaksanakan fungsi dan tugasnya memberikan pertolongan pertama, kita harus praktik,” jelas Pandu.

Team Leader K3 dan Keamanan UPDK Pekanbaru, Endang Afria Darma mengungkapkan bahwa tujuan kegiatan ini adalah implementasi materi. “Kami berharap Tim Rescue di lingkungan UPDK Pekanbaru dan Unit Layanan siap menghadapi situasi darurat yang berpotensi terdapat korban,” jelasnya.

Dilaksanakan selama 3 hari, kegiatan ditutup dengan _post test_ yang harus diikuti oleh semua peserta. Secara umum kegiatan berjalan lancer. Seluruh peserta antusias mengikuti rangkaian pelatihan ini.(adv/egp)

Redaksi

Share
Published by
Redaksi

Recent Posts

Kapolda Riau Tinjau TKP Gajah Sumatera Dibunuh, Tegaskan Negara Tak Boleh Kalah

Kapolda Riau meninjau TKP dugaan pembunuhan gajah sumatera di Pelalawan dan memastikan penyelidikan dilakukan serius…

5 jam ago

Tradisi Mandi Balimau 2026, Muara Lembu Disiapkan Jadi Lokasi Utama

Pemkab Kuansing merencanakan tradisi mandi balimau jelang Ramadan dipusatkan di Kelurahan Muara Lembu, namun masih…

6 jam ago

Meriah! Festival Perang Air Selatpanjang Digelar 17–22 Februari, Resmi Masuk KEN 2026

Festival Perang Air Meranti kembali digelar 17–22 Februari 2026. Tradisi budaya ini resmi masuk Karisma…

1 hari ago

Pria 46 Tahun di Inhu Diamankan Polisi, Diduga Cabuli Anak Tiri yang Masih Balita

Polisi Inhu mengamankan pria 46 tahun yang diduga melakukan kekerasan seksual terhadap anak tiri berusia…

2 hari ago

Pustu Tak Layak, Warga Desa Patah Parang Terpaksa Melahirkan di Kantor Desa

Bangunan Pustu rusak parah membuat warga Desa Patah Parang terpaksa melahirkan di kantor desa. Perbaikan…

2 hari ago

Daftar Produk dan Harga ASICS Sonicblast di Blibli

Daftar Produk dan Harga ASICS Sonicblast di Blibli

2 hari ago