Categories: Ekonomi Bisnis

Dukung Event G20, PLN Bantu Laptop, Peralatan Sekolah dan Renovasi Dermaga di Pulau Messah

LABUAN BAJO (RIAUPOS.CO) – PT PLN (Persero) mendukung peningkatan kualitas pendidikan dan perekonomian bagi warga Pulau Messah, yang merupakan salah satu pulau terluar di Indonesia. Dukungan ini berupa pemberian laptop dan peralatan sekolah kepada siswa SD dan SMP hingga perbaikan terminal dermaga, gapura yang sudah rusak dan pengelolaan sampah.

Direktur Bisnis Regional Sulawesi, Maluku, Papua dan Nusa Tenggara (Sulmapana) PLN Adi Priyanto menjelaskan, salah satu aspek yang mendukung kemajuan bangsa adalah terselenggaranya pendidikan yang baik. Pendidikan yang baik akan terwujud dengan adanya sarana prasarana yang layak.

"Melalui program TJSL PLN memberikan dukungan berupa laptop serta peralatan sekolah kepada siswa SD dan SMP satu atap di Pulau Messah," terang Adi, Selasa (12/7).

Adi menambahkan, dengan adanya dukungan tersebut maka beberapa kebutuhan siswa untuk kelancaran sekolah terpenuhi. Dengan demikian, siswa bisa belajar dengan lebih baik dari sebelumnya.

Selain menyerahkan dukungan pendidikan, PLN juga melakukan renovasi gapura dan terminal dermaga serta pengelolaan sampah di Pulau Messah.

Pejabat Kepala Desa Pasir Putih Ibrahim Hamso menyampaikan terima kasih atas kepedulian PLN memperbaiki terminal dermaga yang sudah rusak. Hal itu membuat masyarakat lebih nyaman beraktivitas di dermaga.

"Kepedulian PLN juga terwujud dari memperbaiki gapura yang sangat bermanfaat bagi kami, sehingga bila ada pengunjung, gapura dan area gapura yang ada lebih asri dipandang mata dari pada sebelumnya karena sudah rusak," tuturnya.

Dirinya juga menambahkan apresiasinya untuk dukungan bagi anak sekolah di Pulau Messah, sehingga kegiatan belajar mengajar dan aktivitas sekolah lainnya dapat berjalan dengan lancar serta anak-anak ke sekolah lebih nyaman.

Pulau Messah menjadi salah satu showcase PLN dengan sistem kelistrikan 100 persen bersumber dari energi baru terbarukan (EBT) berupa pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) yang dikunjungi oleh para delegasi dalam KTT G20 di Indonesia. PLTS Messah dengan kapasitas 530 kWp ini melistriki 2.000 warga pulau terpencil sejak tahun 2019.(adv/anf)

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Aslog Kapolri Pimpin Langsung Pemadaman Karhutla di Pelalawan

Mabes Polri mengirim 6.000 liter Formula X-Fire untuk memperkuat pemadaman karhutla di Pelalawan, terutama kawasan…

1 hari ago

Kabut Asap Pekanbaru, Sekolah Kembali Tatap Muka Terbatas dengan Wajib Masker

Kabut asap karhutla masih berdampak pada sekolah di Pekanbaru. PTM terbatas diberlakukan dengan kewajiban masker…

1 hari ago

Hujan Lebat Guyur Kuansing, Salat Istisqa Dialihkan Jadi Tausyiah dan Doa Bersama

Hujan lebat mengguyur Kuansing sejak Jumat dini hari. Salat Istisqa dialihkan menjadi tausyiah dan doa…

1 hari ago

Kasus Dugaan Pencabulan Santriwati, Pengasuh Ponpes di Lubuk Dalam Dibekuk

Pengasuh ponpes di Lubuk Dalam, Siak, RS alias KR ditangkap terkait dugaan pencabulan santriwati. Polisi…

1 hari ago

HSBL 2026 Pekanbaru Segera Bergulir, 46 Tim Siap Adu Kemampuan

HSBL 2026 Pekanbaru diikuti 46 tim dan menghadirkan kategori Junior khusus pelajar SMP atau sederajat…

2 hari ago

PSPS Pekanbaru Tantang PSIS di Laga Pembuka Championship 2026/2027

PSPS Pekanbaru menghadapi PSIS Semarang di laga pembuka Championship 2026/2027. Askar Bertuah menargetkan poin dari…

2 hari ago