Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memberikan paparan saat konferensi pers APBN KiTa di Jakarta, Selasa (20/11/2025). (Salman Toyibi/Jawa Pos)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan pemerintah akan terus memperbaiki iklim investasi di Indonesia sekaligus menghapus berbagai hambatan yang selama ini dihadapi investor asing dalam menjalankan usaha.
Komitmen tersebut disampaikan Purbaya saat menghadiri International Seminar on Debottlenecking Channel yang digelar di Gedung Dhanapala, Jakarta Pusat, Selasa (12/5). Dalam kegiatan itu, ia mengundang para duta besar negara sahabat serta asosiasi bisnis internasional untuk berdialog langsung terkait persoalan investasi di Indonesia.
Menurut Purbaya, pemerintah kini menerapkan pendekatan baru melalui Satuan Tugas Percepatan Program Strategis Pemerintah (Satgas P2SP) Debottlenecking. Satgas tersebut dibentuk sebagai wadah bagi investor dan pelaku usaha untuk menyampaikan kendala yang mereka alami di lapangan.
“Saya mendengarkan langsung persoalan dari sektor swasta dan kami menyelesaikannya. Setelah itu regulasinya juga akan diperbaiki. Pendekatan ini menurut saya lebih efektif karena fokus pada persoalan nyata yang dihadapi dunia usaha,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pemerintah saat ini rutin menggelar sidang mingguan debottlenecking untuk membahas satu hingga dua kasus yang dilaporkan pelaku usaha. Dengan langkah tersebut, pemerintah optimistis daya saing investasi Indonesia akan semakin meningkat dalam waktu dekat.
Sejak diluncurkan pada 16 Desember 2025, layanan Debottlenecking disebut telah menerima 142 pengaduan dari investor dan pelaku usaha. Dari jumlah itu, sebanyak 83 laporan telah dibahas secara terbuka dan 45 kasus di antaranya diklaim sudah diselesaikan.
“Melalui mekanisme ini kami memastikan adanya proses yang efektif dan efisien untuk memfasilitasi persoalan perizinan maupun hambatan bisnis yang dihadapi investor di Indonesia,” jelasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Purbaya juga mengajak investor global untuk menanamkan modal di Indonesia. Ia bahkan memastikan pemerintah akan turun tangan langsung apabila ditemukan hambatan yang mengganggu proses bisnis para investor.
“Jika ada masalah dalam menjalankan bisnis di negara ini, sampaikan kepada kami. Pemerintah akan memastikan hambatan itu segera diselesaikan,” tegasnya.
Ia menambahkan, Indonesia tetap menjadi negara yang menjanjikan bagi para investor dunia untuk mengembangkan usaha dan investasi mereka.(jpg)
Jemaah haji asal Pekanbaru resmi diberangkatkan ke Arab Saudi. Kanwil Haji Riau ingatkan jemaah fokus…
Sebanyak 29 warga Belanda datang ke Desa Koto Kombu, Kuansing, untuk napak tilas sejarah keluarga…
Debit Sungai Kuantan di Kuansing mulai surut usai banjir dua hari. BPBD mencatat 526 rumah…
Riezka Rahmatiana dorong ketahanan pangan di Riau lewat pengelolaan lahan tidur menjadi lahan produktif bersama…
Rahmadani (13), bocah yang tenggelam di Sungai Kampar, ditemukan meninggal dunia setelah pencarian intensif selama…
Ratusan warga Bengkalis menyerbu pasar murah Minyakita dan beras SPHP. Stok cepat habis, pemerintah siapkan…