PT KTU Astra Agro menyalurkan bantuan sembako kepada masyarakat Desa Kuala Gasib yang terdampak banjir, beberapa waktu lalu.
SIAKSRIINDRAPURA (RIAUPOS.CO) – “Sejahtera bersama bangsa” nampaknya bukan hanya sebagai visi dan simbol yang melekat bagi PT Kimia Tirta Utama (PT KTU).
Perusahaan perkebunan kelapa sawit grup Astra Agro Lestari ini terus membuktikan komitmen dan mewujudkan aksi nyata kehadirannya di tengah masyarakat.
Belum lama ini, perusahaan yang beroperasi di Kabupaten Siak, Provinsi Riau itu menyalurkan bantuan sembako kepada masyarakat Desa Kuala Gasib yang terdampak banjir.
Tidak hanya itu, PT KTU juga melakukan perbaikan jalan di Desa Buatan 1 pada akhir Februari 2025, sebagai bentuk dukungan terhadap infrastruktur desa.
“Kami sangat bersyukur atas bantuan dari PT KTU dalam menanggulangi luapan air parit di Desa Kuala Gasib,” terang Wendy Masrizal, Camat Koto Gasib.
Menurutnya, peran perusahaan itu sangat penting dalam mendukung program pemerintah Kabupaten Siak guna percepatan penanganan bencana.
“Perbaikan jalan di Desa Buatan 1 sangat bermanfaat bagi masyarakat, mempermudah akses transportasi dan mendukung aktivitas sehari-hari,” tambah Wendy.
Mewakili pemerintah setempat, ia menyampaikan apresiasi terhadap langkah cepat PT KTU dalam merespon dan membantu kebutuhan masyarakat.
Pemberian bantuan ini merupakan bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) PT KTU yang secara konsisten berkontribusi dalam upaya kemanusiaan dan pembangunan masyarakat sekitar.
Administratur PT KTU, Teddy Yohendra Siregar, menegaskan bahwa perusahaan selalu berperan aktif dalam berbagai kegiatan sosial.
“Ini merupakan wujud kepedulian PT KTU terhadap masyarakat yang tinggal di sekitar perusahaan. Kami selalu berusaha hadir dalam kegiatan kemanusiaan serta pemberdayaan masyarakat melalui program Community Development dan CSR,” tegas Teddy.
Ia berharap bantuan sembako yang diberikan dapat meringankan beban masyarakat terdampak banjir, serta perbaikan jalan yang bertujuan untuk memudahkan akses warga dalam beraktivitas.
Selain menyalurkan bantuan dan perbaikan jalan, PT KTU juga bergerak cepat dalam menangani dampak bencana yang melanda masyarakat sekitar.
Community Development Officer (CDO) PT KTU, A. Hardiman, menyampaikan bahwa pihaknya langsung berkoordinasi dengan pemerintah setempat untuk segera menangani genangan air dan infrastruktur yang terdampak.
“Kami segera bergerak saat mendapat informasi mengenai banjir yang melanda Desa Kuala Gasib. Melalui koordinasi dengan pemerintah setempat, kami menurunkan alat berat dan operator untuk memperbaiki ruas jalan yang rusak di Desa Buatan 1,” ujar Hardiman.
Ia mengungkapkan masyarakat setempat menyambut baik bantuan ini. Mereka berharap sinergi yang telah terjalin antara perusahaan dan masyarakat dapat terus terjaga, sehingga tercipta hubungan yang saling menguntungkan bagi kedua belah pihak. “Kami juga berharap dapat terus menjalin hubungan yang harmonis dengan masyarakat sekitar,” kata Hardiman.
Ia meyakini bahwa sinergi antara perusahaan dan warga dapat menciptakan lingkungan yang kondusif serta mendukung kesejahteraan bersama.(mng/ifr)
Dua warga Alam Panjang, Kampar, diamankan usai kepergok mencuri 54 tandan sawit. Pelaku diserahkan warga…
DPUPR Meranti menyusun prioritas peningkatan dan rekonstruksi jalan 2026 pascapergeseran anggaran, sejumlah ruas terpaksa ditunda.
Dishub Kuansing kembali memasang portal jalan di Teluk Kuantan untuk membatasi kendaraan bermuatan berat dan…
Batiqa Hotel Pekanbaru menghadirkan Patin Lancang Kuning lewat program Jelajah Rasa Nusantara, kolaborasi dengan nelayan…
Daihatsu mengajak komunitas merasakan langsung performa dan efisiensi Rocky Hybrid lewat Smart Challenge di lalu…
Kejari Inhu melimpahkan sembilan tersangka korupsi pengelolaan keuangan Perumda BPR Indra Arta ke JPU. Perkara…