Pemimpin Wilayah II Pegadaian Pekanbaru Agus Riyadi (tengah), Kepala Bagian Humas dan Protokol Deswizar (dua kanan), Direktur Riau Pos Asmawi Ibrahim (dua kiri), Penanggung Jawab Iklan Tengku Rasmin (kiri), Tim iklan Dewi Susanti (kanan), foto bersama saat kunjungan ke Kantor Pegadaian Jalan Tuanku Tambusai Pekanbaru, Kamis (12/2/2026).
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – PT Pegadaian (Persero) terus memperkuat posisinya sebagai perusahaan investasi emas nomor 1 di Indonesia dengan menghadirkan beragam produk dan layanan pembelian emas yang mudah serta aman bagi masyarakat.
Berbagai pilihan pembelian ditawarkan, mulai dari cicilan, pembayaran tunai, sistem menabung emas, hingga pembelian digital melalui aplikasi Tring yang baru saja diluncurkan.
Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Pegadaian Pekanbaru, Agus Riyadi, menegaskan masyarakat tidak perlu ragu memanfaatkan layanan Pegadaian, baik untuk investasi maupun pembelian emas fisik secara tunai.
Menurutnya, ada beberapa alasan kuat. Pertama, Pegadaian merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Kedua, perusahaan ini telah berpengalaman puluhan tahun dalam bisnis emas. Ketiga, tersedia banyak kemudahan bagi masyarakat.
“Saat ini kita menyimpan emas mencapai 18 ton yang merupakan tabungan dari 9,7 juta nasabah. Investasi emas akan terus tumbuh,” ujar Agus saat menerima kunjungan Direktur Riau Pos Asmawi Ibrahim dan jajaran di ruang kerjanya, Kamis (12/2).
Agus yang telah memimpin delapan kantor wilayah Pegadaian di berbagai wilayah Indonesia menyatakan siap mengemban tugas meng-Emaskan Indonesia. Misi tersebut merupakan instruksi Presiden Prabowo Subianto kepada Pegadaian sebagai pemasar emas nomor satu di tanah air.
“Ini misi sangat mulia, meng-Emaskan Indonesia. Presiden ingin bagaimana emas yang dihasilkan Indonesia dibeli dan dimiliki sendiri oleh rakyat dengan cara yang mudah, legal dan aman,” ujarnya.
Ia menambahkan, PT Pegadaian (Persero) ditunjuk negara sebagai Bullion Bank pertama untuk menjalankan misi tersebut. Penunjukan ini menjadi bukti bahwa perusahaan tersebut dipercaya sebagai institusi keuangan besar dalam mengelola aktivitas jual beli, penyimpanan hingga pembiayaan emas.
“Kami Pegadaian menggunakan buffer stock. Kami tidak akan menjual emas kalau tidak ada stoknya. Ini bentuk profesionalitas sekaligus kepastian bagi nasabah kami,” tegasnya.
Investasi emas bukan hal baru bagi Agus. Pria kelahiran Jambi itu mengaku melihat langsung bagaimana orang tuanya memanfaatkan emas sebagai instrumen untuk mensejahterakan keluarga.
Pada kesempatan yang sama, ia juga mengapresiasi kerja sama yang telah terjalin antara Pegadaian dan Riau Pos. Ia optimistis sinergi tersebut akan terus berkembang dan saling menguntungkan.
Direktur Riau Pos, Asmawi Ibrahim, menyambut baik hal tersebut dan memastikan kesiapan pihaknya mendukung pertumbuhan Pegadaian di wilayah Pekanbaru.
Sebagaimana Kanwil Pegadaian Pekanbaru yang membawahi Riau, Kepulauan Riau dan Sumatra Barat, Riau Pos juga memiliki grup usaha di seluruh provinsi tersebut.
“Pada intinya kami siap meneruskan kerja sama yang selama ini telah berjalan dengan cukup baik. Kami punya semua sumber daya untuk itu,” ujar Asmawi.(gem)
Wako Pekanbaru perkuat peran RT/RW, utang Rp470 miliar lunas dan pembangunan tetap berjalan jelang setahun…
BNNK Kuansing gelar razia jelang Ramadan 1447 H di Telukkuantan. Tujuh orang dinyatakan positif narkoba…
Kemarau panjang sebabkan krisis air bersih di Bengkalis. Usaha galon dan laundry tutup, Perumda siapkan…
Grand Zuri Pekanbaru gelar Showcase Iftar Nusantara Ramadan 2026, perkenalkan paket buka puasa untuk klien…
PTPN IV PalmCo salurkan 6 juta bibit sawit bersertifikat, dampingi 93 koperasi dan dorong sertifikasi…
Mitsubishi hadirkan Destinator 55th Anniversary Edition berbasis varian tertinggi, berstatus limited dengan harga Rp520,5 juta.