Categories: Ekonomi Bisnis

Jurus Pemerintah dan BI Jaga Inflasi Dikisaran 2-4 Persen

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Pada 2019 lalu, pemerintah bersama Bank Indonesia (BI) menjaga inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK) tetap rendah dengan terkendali di level 2,72 persen (yoy) dan berada dalam kisaran sasaran 3,5±1 persen. Keberhasilan itu dikontribusi oleh beberapa instrumen.

"Keberhasilan menjaga inflasi 2019 sebesar 2.72 persen (yoy) tersebut disumbang oleh penurunan inflasi inti (3,02 persen yoy) dan minimnya inflasi administered prices (AP) (0,51 persen yoy), sedangkan inflasi volatite food (VF) meningkat (4,30 persen yoy), namun masih terjaga di bawah 5 persen sesuai kesepakatan HLM TPIP 2019," jelas Menteri Koordinator Bidang Perekonomian di kantornya, Kamis (13/3).

Saat ini, pemerintah dan BI berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi dalam menjaga stabilitas harga. Tujuannya agar inflasi IHK tetap terjaga dalam kisaran sasarannya 3,0±1 persen pada 2020.

"Inflasi yang rendah dan stabil diharapkan dapat mendukung pertumbuhan ekonomi yang kuat dan berkesinambungan menuju Indonesia maju," jelas dia.

Sejalan dengan komitmen tersebut, Tim Pengensali Inflasi Pusat (TPIP) menyepakati empat langkah strategis untuk pengendalian inflasi. Salah satunya menjaga inflasi VF dalam kisaran 4,0±1 persen.

"Memperkuat empat pilar strategi yang mencakup keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, dan komunikasi efektif (4K). Implementasi strategi difokuskan untuk menurunkan disparitas harga antar waktu dan antar wilayah," tambahnya.

Kemudian, menjaga ketersediaan pasokan dan kelancaran distribusi, terutama menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN). Selain itu, pihaknya juga akan memperkuat kelembagaan pertanian, disertai peningkatan kapasitas, pembiayaan, dan pengembangan ekosistem pertanian digital.

"Meningkatkan efektivitas program-program perlindungan sosial dan penyaluran subsidi tepat sasaran dalam rangka menjaga daya beli masyarakat tetap terjaga. Memperkuat sinergi komunikasi untuk mendukung pengelolaan ekspektasi masyarakat," tutupya.

Sumber: Jawapos.com
Editor: Erizal

Rinaldi

Share
Published by
Rinaldi

Recent Posts

Kecelakaan Maut di Pekanbaru, Satu Pengendara Motor Meninggal di TKP

Kecelakaan maut di Jalan Soekarno Hatta Pekanbaru, pemotor tewas diduga melawan arus usai tabrakan dengan…

15 jam ago

HSBL 2026 Resmi Dimulai, Rengat Jadi Pembuka Ajang Basket Pelajar

HSBL 2026 resmi dimulai di Rengat. Tujuh tim pelajar siap bertanding dalam ajang basket terbesar…

15 jam ago

Cuaca Madinah Tembus 43°C, JCH Riau Alami Gangguan Kesehatan Ringan

Cuaca ekstrem di Madinah capai 43°C, sejumlah jemaah haji Riau alami gangguan ringan. Gelombang I…

16 jam ago

Satpol PP Pekanbaru Tertibkan PKL di Jalan Protokol, Lapak Diangkut

Satpol PP Pekanbaru bongkar puluhan lapak PKL di jalan protokol karena melanggar aturan dan abaikan…

18 jam ago

BBM Langka, Harga Bahan Pokok di Pekanbaru Ikut Merangkak Naik

Harga sembako di Pekanbaru naik akibat BBM langka dan cuaca. Warga manfaatkan pasar murah untuk…

19 jam ago

Minim Marka Jalan, Keselamatan Pengendara di Kuansing Jadi Sorotan

Banyak ruas jalan di Kuansing minim marka dan rambu. Dishub akui keterbatasan anggaran, targetkan perbaikan…

19 jam ago