Categories: Ekonomi Bisnis

Cegah Praktik Window Dressing Sejumlah Perusahaan

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Pelaporan kinerja keuangan perusahaan BUMN belakangan ini menjadi sorotan terkait maraknya praktik window dressing yang bertujuan memoles laporan keuangan emiten agar tampak lebih baik dari kondisi sebenarnya. Dalam beberapa pekan terakhir, dua perusahaan BUMN, yakni PT Asuransi Jiwasraya (Persero), dan ASABRI menjadi sorotan publik.

Center for Indonesia Taxation Analysis (CITA) meminta Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan otoritas terkait seperti PT Bursa Efek Indonesia (BEI) dapat menghentikan praktik window dressing pada perusahaan terbuka.

Menurut Direktur Eksekutif (CITA) Yustinus Prastowo, window dressing kerap dilakukan oleh sebagian perusahaan tercatat saat menjelang akhir tahun. Pemolesan laporan keuangan tersebut seperti upaya merekayasa kinerja keuangan agar tampak lebih baik.

"Window dressing sama dengan melakukan permak laporan keuangan atau seperti operasi plastik pada wajah. Supaya perusahaan menjadi tampak lebih cantik. Yang seharusnya rugi menjadi laba dan yang labanya kecil menjadi lebih gede," ujarnya di Kawasan Senopati Jakarta, Senin (13/1).

Menurutnya, para otoritas pengawas perusahaan terbuka berwenang di pasar modal bisa meminta agar emiten tidak melakukan window dressing.

"Namun, pada kasus rekayasa laporan keuangan di Asuransi Jiwasraya, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bilang bahwa hal tersebut tidak sama dengan window dressing," tuturnya.

Berbeda dengan yang disampaikan OJK, kata Yustinus, laporan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menyatakan bahwa laporan keuangan Asuransi Jiwasraya pada 2017 mendapatkan opini tidak wajar (adverse opinion) lantaran kekurangan cadangan teknis sebesar Rp7 triliun.

Sehingga pada laporan keuangan perseroan 2017 lalu, Direksi Jiwasraya melaporkan laba sebesar Rp360 miliar yang seharusnya tercatat mengalami kerugian Rp7 triliun.

"Setelah terjadi kasus Asuransi Jiwasraya, selama ini kemana saja otoritas itu dan kenapa sekarang tidak menangkapnya?" tutupnya.

Sumber: Jawapos.com
Editor: Erizal

Rinaldi

Share
Published by
Rinaldi

Recent Posts

Tanpa Konflik, PTPN IV PalmCo Pulihkan 223 Hektare Aset Negara

PTPN IV PalmCo berhasil pulihkan 223 hektare aset negara lewat pendekatan humanis tanpa konflik, sekaligus…

7 jam ago

Daihatsu Gran Max Tampil di GIICOMVEC 2026, Jadi Andalan Pelaku Usaha

Daihatsu tampil di GIICOMVEC 2026 dengan Gran Max multifungsi sebagai solusi mobilitas dan pendukung usaha…

8 jam ago

IMA Pekanbaru Satukan Member Lewat Halalbihalal dan Program Baru

IMA Pekanbaru gelar halalbihalal sekaligus realisasikan program arisan untuk memperkuat silaturahmi dan kolaborasi antaranggota.

8 jam ago

Ratusan Dapur Beroperasi, Program MBG Jangkau 1,5 Juta Warga Riau

Program MBG di Riau telah menjangkau 1,5 juta warga. Selain meningkatkan gizi, program ini juga…

9 jam ago

Pemilihan RT/RW di Pekanbaru Hampir Tuntas, Pelantikan Segera Digelar

Pemilihan RT/RW di Pekanbaru hampir selesai. Pemko siapkan pelantikan serentak usai masa sanggah untuk menjamin…

9 jam ago

Dentuman DJ Ganggu Warga, Pedagang Kuliner Malam Ditegur

Satpol PP Pekanbaru menegur pedagang kuliner malam yang memutar musik DJ karena dinilai mengganggu kenyamanan…

9 jam ago