PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Bank Mestika melaksanakan penarikan undian Gempita Bank Mestika periode 1 Januari-30 Juni 2020 di hadapan notaris dan para saksi dari instansi berwenang dengan tetap menerapkan protokol kesehatan di Kantor Pusat Operasional (KPO) Jalan H Zainul Arifin Nomor 118 Medan, Sabtu (8/8).
Dalam penarikan undian tersebut dua grand prize masing-masing Rp1 miliar dimenangkan nasabah Medan yakni nasabah Bank Mestika KPO dan Bank Mestika Capem Tomang Elok. Hadiah ini diikuti nasabah pemegang rekening Tames, Tames Batik dan giro dengan saldo rata-rata Rp500 juta.
Selain itu, untuk seluruh nasabah pemegang rekening Tames, Tames Batik dan giro diundi pula tiga hadiah masing-masing Rp500 juta, 10 hadiah masing-masing Rp100 juta, 18 hadiah masng-masing Rp50 juta, dan 1.000 hadiah masing-masing Rp2 juta.
Kasi Pengembangan Produk Funding Bank Mestika Lina mengatakan, program undian ini terus dilanjutkan dengan hadiah yang tetap menarik dengan total nilainya mencapai Rp7,4 miliar. Saat ini telah berlangsung program Gempita Bank Mestika Periode 1 Juli-31 Desember 2020 dan penarikan undian program ini akan dilaksanakan pada 6 Februari 2021.
Nasabah juga bisa memperoleh tambahan nomor bonus undian Gempita melalui peningkatan saldo rata-rata bulanan, melakukan transaksi e-channel Bank Mestika (ATM/internet banking/mobile banking), pembukaan rekening oleh nasabah baru (CIF baru), dan atau mendaftar fasilitas autodebet.(c)
Laporan: ELVI CHANDRA (Pekanbaru)
Demokrasi Indonesia kembali diuji. Setelah Reformasi, bayang-bayang totaliterisme dan kemunduran kebebasan sipil mulai terasa.
Perubahan berat badan ekstrem bisa menjadi tanda gangguan tiroid. Kenali perbedaan hipertiroid dan hipotiroid agar…
Pemko Pekanbaru memastikan program berobat gratis UHC terus berlanjut dengan anggaran Rp111 miliar setelah tunggakan…
Menkeu Purbaya menyebut APBN bisa tanpa defisit, namun berisiko besar bagi ekonomi. Defisit 2025 dijaga…
DPRD Pekanbaru mendukung Satgas Penertiban Kabel FO tetap bekerja meski perda belum disahkan demi keselamatan…
Sekda Inhu menegaskan tidak ada toleransi bagi ASN yang terlibat narkoba dan mendukung penuh proses…