ihsg-tertekan-12-bumn-siapkan-buyback-rp8-triliun
JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Berbagai peristiwa di semester pertama tahun ini seperti wabah virus corona dan penurunan harga minyak dunia turut mengganggu pasar keuangan dan pasar saham. Hal itu terlihat dari indeks harga saham gabungan (IHSG) yang terjun bebas hingga nyaris ke level 5.000.
Mengimbangi tekanan tersebut, 12 perusahaan BUMN melakukan aksi korporasi. Mereka melakukan pembelian kembali saham atau buyback senilai total Rp 8 triliun. Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo menyebut, aksi buyback saham akan dilakukan secara bertahap.
Ini merupakan langkah untuk menahan penurunan IHSG akibat maraknya aksi jual. "Hari ini (kemarin, red) mereka lagi rapat Komisaris 1 hingga 2. Hari akan ada informasi tapi tentunya bertahap dengan melihat kemampuan dari dalam negeri untuk menahan sell asing," ujarnya di Bandara Soekarno-Hatta Jakarta, Rabu (11/3).
Selain melalui buyback, BUMN lainnya juga melakukan aksi seperti penggalangan dana pensiun dan Taspen. Aksi tersebut dimaksudkan guna menstabilkan pasar saham.(jpg)
Adapun anggaran buyback tiap perusahaan, kata Kartika, disesuaikan dengan kemampuan keuangan masing-masing. Saat banyak investor asing melepaskan saham, BUMN menilai itu momentum baik untuk melakukan pembelian kembali.(jpg)
Pembangunan Tol Bukittinggi-Sicincin mulai memasuki tahap awal. Pengadaan lahan dan dampak proyek menjadi fokus pembahasan.
Meksiko membuka Piala Dunia 2026 dengan kemenangan 2-0 atas Afrika Selatan dalam laga yang diwarnai…
Keterlambatan pasokan BBM ke Pulau Bengkalis menyebabkan antrean panjang di SPBU. Warga juga mengeluhkan mahalnya…
Seekor bayi Gajah Sumatera betina lahir sehat di Taman Nasional Tesso Nilo. Kelahiran ini menambah…
Belanja pegawai Kepulauan Meranti mencapai 34,37 persen dari APBD. Kondisi ini dinilai menjadi tantangan serius…
Bupati Bengkalis Kasmarni menegaskan SPMB 2026/2027 harus bebas titipan, jual beli kursi, pungli, dan penyalahgunaan…