Categories: Ekonomi Bisnis

Pemerintah Tegaskan Tak Ada Larangan Impor Bawang Putih dari Cina

JAKRTA (RIAUPOS.CO) — Kementerian Koordinator (Kemenko) Bidang Perekonomian mengatakan larangan impor hewan hidup tidak akan berpengaruh terhadap kerja sama antara Indonesia dan Cina. Hal itu disampaikan oleh Sekretaris Kemenko Bidang Perekonomian Susiwijono.

Dia menyebutkan bahwa impor hewan hidup dari Cina hanya sebesar USD 231 ribu dari total USD 170 miliar. Sehingga, pengaruhnya tidak terlalu besar untuk kedua negara.

"Jadi, kalau dihitung share-nya itu 0,000 sekian persen. Itu jangan dipolemikkan bahwa mengganggu neraca dagang kita dengan Cina, dari sisi nilai kecil sekali dan memang impornya jarang sekali," terangnya di Hotel Millenium, Jakarta, Rabu (12/2).

Kebijakan larangan impor dilakukan sebagai langkah antisipasi masuknya wabah virus corona ke Indonesia. Jika impor masih berlangsung, maka tidak tertutup kemungkinan Indonesia akan terserang virus tersebut.

"Pelarangan live animal itu menjadi kewajiban pemerintah untuk melindungi republik ini dari masuknya (corona) karena apa, media yang bisa membawa virus tadi adalah melalui live animal," tambah dia.

Dengan adanya larangan ini, dia meminta seluruh pihak untuk tetap tenang dan tidak berspekulasi akan ada pembatasan impor komoditas lain.

"Jangan dilebarin ke bawang putih, enggak akan pernah ada larangan untuk masalah di luar live animal. Karena kata teman-teman kesehatan, media pembawanya adalah live animal,” ujar dia.

Seperti diketahui, Kementerian Perdagangan telah mengeluarkan Peraturan Menteri (Permen) Perdagangan No.10/2020 tentang Larangan Sementara Impor Binatang Hidup dari Cina. Hal itu resmi berlaku pada 7 Februari lalu setelah ditandatangani oleh Menteri Perdagangan Agus Suparmanto.

Sumber: Jawapos.com
Editor: Erizal

Rinaldi

Share
Published by
Rinaldi

Recent Posts

Efisiensi Anggaran, Ratusan Mahasiswa PKH Siak Alami Tunda Bayar

Sebanyak 667 mahasiswa PKH di Siak terdampak tunda bayar UKT dan biaya hidup akibat efisiensi…

23 menit ago

Investasi Meranti Melonjak, Pemprov Riau Pasang Target Rp1,5 Triliun

Realisasi investasi Meranti 2025 mencatat rekor tertinggi dalam 10 tahun. Atas capaian itu, Pemprov Riau…

1 jam ago

17 Ruas Jalan Jadi Prioritas Perbaikan Pemko Pekanbaru Awal 2026

Pemko Pekanbaru menargetkan perbaikan 17 ruas jalan rusak pada 2026. Perbaikan menunggu verifikasi APBD dan…

1 jam ago

Komunitas Sepeda Tuntun Racing Team Pastikan Ikut Riau Pos Fun Bike 2026

Komunitas Sepeda Tuntun Racing Team Bangkinang Kota memastikan ikut Riau Pos Fun Bike 2026 dengan…

2 jam ago

690 Kecelakaan di Riau Libatkan Pengendara Tanpa Helm, 240 Orang Meninggal

Polda Riau mencatat 2.457 kecelakaan sepanjang 2025. Sebanyak 690 kasus melibatkan pengendara tanpa helm dengan…

2 jam ago

Universitas Riau Gandeng Tanoto Foundation Perkuat Soft Skills Mahasiswa

Universitas Riau bekerja sama dengan Tanoto Foundation mengembangkan program soft skills untuk membentuk mahasiswa berkarakter…

2 jam ago