Jajaran pimpinan dan manajemen JNE berfoto bersama saat kegiatan halalbihalal yang digelar secara hybrid dan diikuti oleh seluruh ksatria dan srikandi JNE di seluruh Indonesia dengan kegiatan utama yang berlangsung secara offline di Kantor Pusat JNE, Jakarta Barat,
JAKARTA (RIAUPOS.CO) – JNE menggelar acara Halalbihalal 1446 H secara hybrid dan diikuti oleh seluruh ksatria dan srikandi JNE di seluruh Indonesia dengan kegiatan utama yang berlangsung secara offline di Kantor Pusat JNE, Jakarta Barat, belum lama ini. Sebagai wujud komitmen JNE terhadap nilai kemanusiaan dan semangat berbagi kebahagiaan, JNE memberikan santunan kepada anak-anak yatim dari Yayasan Al-Mustaqim dalam rangkaian kegiatan tersebut.
Presiden Direktur JNE, M Feriadi Soeprapto, dalam sambutannya menyampaikan, kegiatan ini sejalan dengan filosofi perusahaan yaitu berbagi, memberi, dan menyantuni. “Momen Halalbihalal ini menjadi refleksi bagi seluruh karyawan JNE untuk terus memperkuat semangat “connecting happiness”. Dengan saling memaafkan dan mempererat silaturahmi, kita bisa maju dan mencapai kebahagiaan bersama dan tetap menjalin hubungan baik dengan seluruh karyawan, pelanggan, mitra, maupun masyarakat luas,” ungkapnya.
Acara ini juga diisi dengan tausiyah, muhasabah, dan doa yang disampaikan langsung oleh Ustaz Taufiqurrahman, yang dikenal sebagai “Ustaz Pantun”. Dengan gaya ceramah khasnya yang penuh pantun dan pesan-pesan mendalam yang mengajak para ksatria dan srikandi JNE untuk merenungi makna bulan Syawal sebagai momentum untuk memperbaiki diri dan memperkuat tali persaudaraan.
“Bulan Syawal bukan sekadar momen silaturahmi, tapi juga ajang untuk memperbarui niat dan semangat kita dalam bekerja, beribadah, dan berbagi. Ikan mas koki berwarna-warna, rezeki ngak ke mana-mana. Pergi mendaki berjalan kaki, gelap gulita dikhawatirkan, harta hati yang kita miliki, adalah yang telah kita infakkan,” ungkap Ustaz Taufiqurrahman dalam pantunnya yang disambut antusias oleh para ksatria dan srikandi JNE.
Dengan diselenggarakannya acara ini, JNE berharap seluruh ksatria dan srikandi di seluruh Indonesia dapat menghidupkan kembali nilai-nilai silaturahmi, saling memaafkan, dan kebersamaan sebagai landasan dalam membangun semangat kerja yang positif, penuh makna, dan berdampak nyata dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.(azr/rls)
Komunitas SeSuKa Bike Koto Gasib-Siak memastikan ikut Riau Pos Fun Bike 2026 sebagai ajang silaturahmi…
Komisi I DPRD Pekanbaru menyoroti lemahnya pengawasan Satpol PP dan mendesak penegakan perda terhadap usaha…
Polresta Pekanbaru mengungkap berbagai kasus viral, mulai vandalisme TMP, geng motor, curanmor lintas provinsi hingga…
Pemko Pekanbaru menargetkan perbaikan jalan rusak lebih dari 42 kilometer tahun ini, menyasar pusat kota…
Duri Bike Community memastikan ikut Riau Pos Fun Bike 2026 dengan menurunkan 15 peserta dan…
BPR Indra Arta Indragiri Hulu memperpanjang pendaftaran rekrutmen pegawai baru hingga 26 Januari untuk menjaring…