pegadaian-sukses-jual-37-kg-logam-mulia
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – PT Pegadaian mengajak tokoh terkemuka hingga kalangan pengusaha besar untuk menghadiri Intimate Dinner. Namun siapa yang menyangka, melalui acara tersebut Pegadaian berhasil menjual logam mulia total sebesar 37 kilogram (kg).
Tak hanya makan malam, para tamu yang hadir juga diajak mengenal lebih dalam tentang produk dan layanan Pegadaian, hingga program investasi tabungan emas juga logam mulia yang bisa menghasilkan cuan di masa mendatang.
Direktur Utama Pegadaian Kuswiyoto menjelaskan bahwa Pegadaian saat ini menjadi agen inklusi keuangan palugada yang ada di Indonesia, di mana ragam produk yang dimiliki sangat cocok bagi para pengusaha.
"Bisa dibilang Pegadaian itu agen inklusi keuangan palugada (apa lu mau gue ada), dan kami berkomitmen untuk melayani masyarakat mulai dari lapisan bawah sampai lapisan atas. Senin kemarin, kami mengumpulkan para nasabah premium di untuk lebih mengenalkan produk-produk yang cocok untuk kalangan menengah ke atas," ujar Kuswiyoto, Kamis (10/2).
Kuswiyoto juga meyakinkan para tamu, bahwa program yang sangat cocok untuk kalangan premium adalah investasi emas. Karena selain harga emas akan terus naik, emas juga sangat likuid sehingga bisa dicairkan dengan cepat menjadi dana segar ketika diperlukan. "Jadi tidak hanya gadai, juga bisa melakukan investasi emas dengan cara membuka tabungan emas, cicil emas, gadai emas, hingga jasa titip emas juga bisa di Pegadaian," kata Kuswiyoto.
Sementara itu, Kepala Bagian Humas dan Protokoler Pegadaian Kanwil Pekanbaru, Muthia Dharma mengatakan untuk di Pekanbaru, kegiatan serupa juga akan dilakukan.(anf)
Mantan Dirut PT SPRH Rahman divonis 11 tahun penjara dalam kasus korupsi dana PI 10…
Kebakaran menghanguskan lima kios di Jalan Belimbing, Pekanbaru. Damkar mengerahkan tujuh armada dan berhasil mencegah…
Kericuhan di DPRD Riau usai rapat Banggar memicu bentrokan dua kubu. Polisi menyelidiki insiden, sementara…
Polres Siak menyebut belum ditemukan tanda kekerasan secara kasat mata pada dokter PPDS yang meninggal.…
Bupati Inhu meminta OPD mendampingi UMKM mengurus sertifikat halal gratis agar pelaku usaha memanfaatkan program…
APHI Riau dan Fairatmos menggelar diskusi perdagangan karbon guna memperkuat kapasitas pemegang PBPH menyambut implementasi…