Categories: Ekonomi Bisnis

Juni Mulai Promosi Wisata Lagi

SURABAYA (RIAUPOS.CO) – Berlandasan semangat yang sama dengan pemerintah pusat untuk memulihkan perekonomian, Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) Jawa Timur (Jatim) menyatakan rencananya untuk kembali berbisnis. Asosiasi yang beranggota biro-biro perjalanan wisata alias travel agent itu bakal kembali beroperasi bulan depan.

Untuk menarik minat pelancong, GIPI mulai merancang paket-paket tur yang paling mungkin direalisasikan sesuai protokol kesehatan Covid-19. ’’Yang jelas, kami akan membuat paket tur yang ekonomis,’’ kata Ketua GIPI Jatim Gondo Hartono.

Dia menegaskan bahwa paket wisata yang akan GIPI Jatim promosikan per Juni mendatang adalah domestik. Untuk paket mancanegara, Gondo mengaku akan menunggu sampai pemerintah melonggarkan akses.

Apakah itu berarti industri wisata domestik akan kembali normal lagi bulan depan? Tidak. Gondo mengungkapkan bahwa aktivitas di destinasi wisata paling cepat baru terjadi pada September. Dengan catatan, puncak pandemi sudah terlewati.

Yang GIPI Jatim lakukan pada Juni nanti adalah promosi. Setidaknya, biro perjalanan wisata punya kesempatan untuk meng-update status penerbangan, hotel, dan objek wisata setelah sekian lama beku. Dengan adanya aktivitas promosi, travel agent bisa kembali beroperasi.

’’Jadi skemanya, kami buka Juni itu untuk mempromosikan paket-paket wisata pada September nanti. Sebab, mayoritas orang berprinsip bahwa booking jauh hari akan lebih baik dan murah,’’ tuturnya.

Sementara itu, berdasar data Badan Pusat Statistik (BPS) Jatim, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) pada Januari–Maret 2020 turun tajam. Penyebabnya adalah pembatasan penerbangan internasional untuk mengerem persebaran virus korona baru.

Kepala BPS Jawa Timur Dadang Hardiwan melaporan bahwa kunjungan wisman ke Jatim melalui Bandara Internasional Juanda pada Maret lalu turun 50,65 persen daripada Februari 2020. Yaitu, dari 11.700 menjadi 5.774 kunjungan. ’’Jika dibandingkan dengan jumlah wisman di periode yang sama tahun sebelumnya, kunjungan wisman turun 71,83 persen,’’ ucapnya.

Wisman terbanyak yang berkunjung ke Jatim berasal dari Malaysia. Kemudian, disusul Singapura dan Amerika Serikat (AS).(car/c20/hep/jpg)

 

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

Semarak Ramadan, Pemuda Pangkalan Batang Barat Siapkan Menara Lampu Colok Raksasa

Pemuda Pangkalan Batang Barat Bengkalis menyiapkan menara lampu colok dengan 10 ribu botol untuk memeriahkan…

11 jam ago

Tas Berisi Emas Rp48 Juta Dijambret, Dua Pelaku Diamankan Warga di Pangkalankuras

Dua penjambret tas berisi emas senilai Rp48 juta di Pangkalankuras, Pelalawan ditangkap warga setelah merampas…

11 jam ago

10 Titik Penukaran Sampah Disiapkan di Pekanbaru, Warga Bisa Ubah Sampah Jadi Uang

Pemko Pekanbaru menghadirkan program tukar sampah jadi uang melalui 10 drop point. Warga cukup gunakan…

11 jam ago

Oknum Guru Diduga Lecehkan Siswi SMAN di Pekanbaru, Kasus Dilaporkan ke Polisi

Oknum guru di salah satu SMAN Pekanbaru diduga melakukan pelecehan terhadap siswi saat kegiatan sekolah…

3 hari ago

THR Wajib Dibayar H-7 Lebaran, Disnaker Bengkalis dan Kuansing Buka Posko Pengaduan

Disnaker Bengkalis dan Kuansing menetapkan pembayaran THR pekerja paling lambat H-7 Idulfitri 1447 H dan…

3 hari ago

Bukber Ala Timur Tengah, Whiz Prime Hotel Hadirkan Iftar Sahara Mulai Rp115 Ribu

Whiz Prime Hotel Sudirman Pekanbaru hadirkan program Iftar Sahara dengan menu Timur Tengah dan Nusantara…

3 hari ago