Categories: Ekonomi Bisnis

8 Hari Karantina Bebani Turis Asing

MANADO (RIAUPOS.CO) – Delapan hari karantina untuk turis asing atau wisatawan mancanegara (wisman) yang datang ke Indonesia harus dikaji ulang. Sebab kebijkaan tersebut dinilai menjadi penghambat menarik turis asing datang untuk  berlibur ke Indonesia.

Seperti Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado, sebagai pintu masuk penerbangan internasional akan tidak banyak manfaatnya jika aturan tersebut tidak dilonggarkan.

Sekretaris Jenderal Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Maulana Yusran, dilansir dari Liputan6.com menyarankan, perlu ada perubahan kebijakan terkait kewajiban wisman melakukan karantina selama delapan hari. Dia menilai kebijakan tersebut akan membebani wisman.

“Kalau kita bicara orang baru datang dari luar negeri, mereka ada wajib karantina delapan hari tujuh malam, pasti akan menjadi kendala dan beban bagi para traveler ini bahwa traveling time mereka harus lebih dari delapan hari dan hanya berdiam di hotel saja untuk karantina,” ujarnya.

Selain itu, masalah lainnya terkait cost of traveling wisman menjadi meningkat seiring dengan adanya persyaratan perjalanan yang harus dipenuhi. Seperti harus memiliki hasil testing covid-19 yaitu PCR, meski harga PCR sudah diturunkan Pemerintah tapi tetap mahal.

“Usulan kebijakan kondisi ini belum sempurna, karena memang situasi pandemi covid-19 ini menjadi kendala bagi para traveler untuk melakukan perjalanan terkait cost of traveling,” ujarnya.

Indonesia sepertinya harus mencontoh Singapura. Dilansir dari Detikcom, Pemerintah Singapura mengumumkan memperluas apa yang disebut inisiatif vaccinated travel lane (VTL) ke lebih banyak negara. VTL merupakan kebijakan yang memungkinkan perjalanan bebas karantina bagi mereka yang sudah divaksinasi. Meski begitu wisatawan harus tetap mengikuti tes Covid-19 untuk memastikan mereka tidak terinfeksi virus.

Sumber: Manado Post

Editor: Erwan Sani

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Aslog Kapolri Pimpin Langsung Pemadaman Karhutla di Pelalawan

Mabes Polri mengirim 6.000 liter Formula X-Fire untuk memperkuat pemadaman karhutla di Pelalawan, terutama kawasan…

2 hari ago

Kabut Asap Pekanbaru, Sekolah Kembali Tatap Muka Terbatas dengan Wajib Masker

Kabut asap karhutla masih berdampak pada sekolah di Pekanbaru. PTM terbatas diberlakukan dengan kewajiban masker…

2 hari ago

Hujan Lebat Guyur Kuansing, Salat Istisqa Dialihkan Jadi Tausyiah dan Doa Bersama

Hujan lebat mengguyur Kuansing sejak Jumat dini hari. Salat Istisqa dialihkan menjadi tausyiah dan doa…

2 hari ago

Kasus Dugaan Pencabulan Santriwati, Pengasuh Ponpes di Lubuk Dalam Dibekuk

Pengasuh ponpes di Lubuk Dalam, Siak, RS alias KR ditangkap terkait dugaan pencabulan santriwati. Polisi…

2 hari ago

HSBL 2026 Pekanbaru Segera Bergulir, 46 Tim Siap Adu Kemampuan

HSBL 2026 Pekanbaru diikuti 46 tim dan menghadirkan kategori Junior khusus pelajar SMP atau sederajat…

3 hari ago

PSPS Pekanbaru Tantang PSIS di Laga Pembuka Championship 2026/2027

PSPS Pekanbaru menghadapi PSIS Semarang di laga pembuka Championship 2026/2027. Askar Bertuah menargetkan poin dari…

3 hari ago