Categories: Ekonomi Bisnis

Pelanggan PLN Katakan Anti Ribet dan Lebih Murah

MAKASSAR (RIAUPOS.CO) – PT PLN (Persero) mendukung akselerasi ekosistem kendaraan listrik atau electric vehicle (EV) dengan menghadirkan layanan home charging. Salah satunya terbukti melalui PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) yang memberi layanan home charging di Kota Makassar.

Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman telah menggunakan mobil listrik sebagai kendaraan operasionalnya. Tidak hanya itu, ia juga menggunakan layanan home charging guna me­mudahkan pengisian daya.

Sudirman pun mengapresiasi PLN yang berkomitmen men­dukung pengembangan ekosistem kendaraan listrik. Hal itu disampaikan Sudirman di sela peresmian SPKLU Mattoanging. "SPKLU dan home charging menjadi tanda ko­mitmen PLN untuk mendukung pemerintah dalam mengakselerasi era KBLBB," ujar Sudirman, Jumat (8/7). General Manager PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat (Sulselrabar) Awaluddin Hafid menjelaskan, PLN terus mendukung percepatan ekosistem kendaraan listrik, seperti yang diamanatkan dalam Peraturan Menteri ESDM No 13 Tahun 2020 tentang Penyediaan Infrastruktur Pengisian Listrik untuk KBLBB.

Sebagai bentuk dukungan, PLN telah menyiapkan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU), hingga layanan home charging. Kini, PLN UIW Sulselrabar telah menyiapkan 4 unit SPKLU. "Untuk layanan home charging, PLN tidak hanya membantu instalasi perangkat home charging, tetapi juga memberikan insentif untuk lebih menarik pelanggan," katanya.

Adapun insentif yang dimaksud adalah diskon tarif listrik sebesar 30 persen kepada pemilik kendaraan listrik yang melakukan pengisian daya baterai mobil listrik melalui fasilitas home charging pada pukul 22.00 hingga 05.00 WIB.

Untuk mendorong pemakaian home charging, PLN juga menghadirkan promo harga spesial biaya pasang baru untuk pemilik kendaraan listrik baru sampai dengan 31 Desember 2023 melalui Promo Super Everyday.

Melalui promo ini, pelanggan yang memiliki kendaraan listrik dan home charging akan mendapat harga spesial sebesar Rp850 ribu untuk biaya penyambungan baru daya 7.700 VA (1 fasa), atau untuk penyambungan daya 13.200 VA (3 fasa) hanya membayar sebesar Rp3,5 juta.

Biaya sambung baru dan penyambungan daya yang terjangkau juga mendapat apresiasi publik. Salah seorang pengguna mobil listrik di Kota Makassar H Syarifuddin menuturkan biaya operasional dan pemeliharaan mobil listrik cukup terjangkau dan tidak menghasilkan emisi buang.  

"Dengan hadirnya home charging, saya tidak perlu lagi mengantre di SPBU untuk mengisi BBM. Cara charging-nya praktis serta banyak kemudahan dan promo yang PLN berikan," ungkapnya.(adv/anf)

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

Aslog Kapolri Pimpin Langsung Pemadaman Karhutla di Pelalawan

Mabes Polri mengirim 6.000 liter Formula X-Fire untuk memperkuat pemadaman karhutla di Pelalawan, terutama kawasan…

2 hari ago

Kabut Asap Pekanbaru, Sekolah Kembali Tatap Muka Terbatas dengan Wajib Masker

Kabut asap karhutla masih berdampak pada sekolah di Pekanbaru. PTM terbatas diberlakukan dengan kewajiban masker…

2 hari ago

Hujan Lebat Guyur Kuansing, Salat Istisqa Dialihkan Jadi Tausyiah dan Doa Bersama

Hujan lebat mengguyur Kuansing sejak Jumat dini hari. Salat Istisqa dialihkan menjadi tausyiah dan doa…

2 hari ago

Kasus Dugaan Pencabulan Santriwati, Pengasuh Ponpes di Lubuk Dalam Dibekuk

Pengasuh ponpes di Lubuk Dalam, Siak, RS alias KR ditangkap terkait dugaan pencabulan santriwati. Polisi…

2 hari ago

HSBL 2026 Pekanbaru Segera Bergulir, 46 Tim Siap Adu Kemampuan

HSBL 2026 Pekanbaru diikuti 46 tim dan menghadirkan kategori Junior khusus pelajar SMP atau sederajat…

3 hari ago

PSPS Pekanbaru Tantang PSIS di Laga Pembuka Championship 2026/2027

PSPS Pekanbaru menghadapi PSIS Semarang di laga pembuka Championship 2026/2027. Askar Bertuah menargetkan poin dari…

3 hari ago