Categories: Ekonomi Bisnis

VinFast Garap Mobil Listrik untuk Pasar Indonesia

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Bertambah satu lagi produsen otomotif yang merangsek dan bermain di Indonesia. Kali ini produsen otomotif asal Vietnam yang akan membawa merek VinFast yang kabarnya akan menggarap kendaraan elektrik atau yang biasa disebut mobil listrik.

Dikabarkan produk yang dibawa nantinya akan dipamerkan di ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2024. Diantara model yang dibawa dan akan dipasarkan VinFast di Indonesia diantaranya VF e34, VF5, VF6, dan VF7.

Pabrikan otomotif Vietnam ini juga berencana segera membangun pabrik di wilayah Bekasi, Jawa Barat pada kuartal pertama tahun ini. ‘’Pabrik itu nantinya juga akan melayani pasar ekspor setir kanan seperti Thailand, Singapura, Malaysia, dan Australia,’’ kata Direktur Penjualan dan Jaringan VinFast Indonesia Surachman Nugroho.

Pabrik asal Vietnam ini nantinya bukan hanya merakit kendaraan VinFast, namun akan merakit baterai dan motor listrik. Investasi yang digelontorkan mencapai 1,2 miliar dolar AS atau sekitar Rp18,6 triliun untuk pembangunan pabrik yang rencanannya akan menempati lahan seluas 200 hektare.

VinFast masih akan mendatangkan produknya langsung dari Vietnam dalam bentuk completely built up (CBU).Masuknya VinFast ke Indonesia, akan lebih memberikan warna baru dan juga akan meramaikan pasar elektrifikasi di Indonesia.

Surachman menambahkan bahwa pihaknya meyakini bahwa produk kendaraan asal Vietnam tersebut akan bisa diterima dengan baik. Bukan hanya fokus pada penjualan, mereka juga akan membantu pemerintah untuk mendorong penggunaan kendaraan elektrik di Indonesia yang cukup murah.

Sebagai informasi VF5 yang saat ini dipasarkan di Vietnam dibanderol 468 Dong Vietnam atau sekitar Rp297 juta.

Keseriusan Vinfast di Indonesia dibenarkan oleh Duta Besar (Dubes) Vietnam untuk RI Ta Van Thong. Menurutnya, saat ini juga sedang bekerja sama dengan badan-badan pemerintah yang terkait dengan investasi dan industri.

‘’Saya telah bertemu manajemen tinggi Vinfast yang menyatakan ingin berinvestasi dengan membuat pabrik kendaraan listrik (EV) di Indonesia,’’ ujar Ta.(jpg)

Redaksi

Share
Published by
Redaksi

Recent Posts

Peringati Waisak, PSMTI Riau Kumpulkan Ratusan Kantong Darah untuk PMI

PSMTI Riau bersama PMI Pekanbaru menggelar donor darah dalam rangka Waisak 2570 BE. Ratusan peserta…

58 menit ago

Kloter Pertama Haji Riau Berangkat dari Jeddah 4 Juni, Jemaah Diminta Patuhi Aturan

Jemaah haji Riau mulai dipulangkan dari Jeddah pada 4 Juni. Kemenhaj mengingatkan larangan membawa air…

1 jam ago

Belasan Gajah Liar Masuk Kebun Warga di Rumbai, Tim Gabungan Bergerak Tengah Malam

Sekitar 12 gajah liar masuk ke perkebunan warga di Muara Fajar, Rumbai. Tim gabungan berhasil…

1 jam ago

Program CKG Belum Diminati, Baru Setengah Juta Warga Riau Periksa Kesehatan Gratis

Program Cek Kesehatan Gratis di Riau masih minim peminat. Hingga akhir Mei 2026, baru 8,54…

4 jam ago

Awas! Buaya “Beni” Kembali Muncul di Arena Pacu Jalur Tepian Lubuak Sobae Baserah

Kemunculan buaya "Beni" di arena Pacu Jalur Tepian Lubuak Sobae Baserah membuat warga diminta waspada…

5 jam ago

Rumah Bulat dan Dua Kontrakan di Marpoyan Damai Ludes Terbakar, Motor Ikut Hangus

Kebakaran di Marpoyan Damai Pekanbaru menghanguskan rumah bulat, dua kontrakan, dan sepeda motor. Delapan unit…

1 hari ago