Categories: Ekonomi Bisnis

Tiga Model Ini Bantu Daihatsu Bertahan di Posisi Kedua Pasar Otomotif

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Sepanjang 2019, PT Astra Daihatsu Motor (ADM) berhasil membukukan penjualan retail (dealer ke konsumen), sebanyak 177.588 unit, dengan penguasaan 17 persen pangsa pasar nasional.

Pencapian angka tersebut membuat ADM masih bisa bertahan di posisi kedua industri otomotif nasional, di tengah persaingan yang sangat ketat dengan brand lainnya.

Menanggapi hal tersebut, Marketing and CR Division Head PT Astra Internasional Daihatsu Sales Operation (AI-DSO), Hendrayadi Lastiyoso, menyatakan pencapaian itu merupakan rekor baru untuk Daihatsu Indonesia.

"Walau data resmi belum dirilis. Kami bocorkan bahwa market share Daihatsu sekitar 17 persen dari total penjualan pasar otomotif, atau secara retail volume-nya selama 2019 mencapai 177.588 unit," ungkap Hendrayadi pada saat acara media gathering bersama media di Sunter, Jakarta, Kamis (9/1).

Selain itu, lanjut Hendrayadi, pencapaian itu tidak lepas dari berbagai model Daihatsu yang ditawarkan. Model terlaris sepanjang tahun 2019 masih dipegang Daihatsu Sigra dengan pencapaian 29 persen dari total produk, Gran Max menyumbang (21 persen), dan Xenia (16 persen).

"Ini adalah suatu kebanggaan bagi kami bisa mempertahankan pencapaian ini selama 11 tahun sejak 2009. Mengingat pencapaian otomotif di tanah air ini begitu ketat," imbuhnya.

Hendrayadi mengakui mempertahankan peringkat kedua selama 11 tahun di Indonesia bukanlah perkara mudah. Mereka harus melakukukan beragam strategi agar bisa menggaet konsumen. Terlebih pada tahun ini banyak pabrikan mulai melakukan penetrasi.

"Saya sedikit bercerita, 2007 lalu kami hanya berada di peringkat 4 pasar otomotif Indonesia, di bawah Mitsubishi dan Suzuki. Ketiga posisi tersebut terus bergeser, sedangkan Toyota tetap di peringkat teratas," katanya.

Kemudian, lanjut Hendrayadi, tahun selanjutnya Daihatsu masuk posisi tiga menyalip pencapaian Suzuki. Katanya, Suzuki merupakan saingan berat karena Suzuki memiliki serupa dengan Daihatsu.

"Suzuki merupakan saingan berat karena produk mereka mirip dengan kami. Lalu pada 2009 Daihatsu akhirnya menduduki posisi dua. Dan sampai tahun 2019 kami berhasil bertahan," pungkasnya. 

Sumber: Jpnn.com
Editor: Erizal

Rinaldi

Share
Published by
Rinaldi

Recent Posts

Polda Riau Libatkan Bhabinkamtibmas dalam Program Rehabilitasi Mangrove M4CR

Direktur Pembinaan Masyarakat Polda Riau Kombes Pol Eko Budhi Purwono memperkuat komitmen menjaga ekosistem pesisir…

5 menit ago

Truk Tonase Besar Kembali Marak di Jalan HR Soebrantas, Anggota DPRD Pekanbaru Roni Pasla Angkat Suara

Anggota Komisi IV DPRD Pekanbaru Roni Pasla mendesak Dishub dan Polresta Pekanbaru bertindak tegas menertibkan…

19 menit ago

Total 683 Dapur Beroperasi di Riau, BGN Targetkan 1,5 Juta Penerima Manfaat

Badan Gizi Nasional meresmikan 87 dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Riau untuk mendukung…

3 jam ago

Cegah Peredaran Barang Haram, Polsek Kampar Kiri Gelar Razia Kafe Malam Hari

Polsek Kampar Kiri menggelar razia pencegahan narkotika di sebuah kafe di Desa Lipat Kain Utara,…

5 jam ago

Beroperasi Selama 31 Tahun, Mall Legendaris Plaza Citra Pekanbaru Tutup Permanen

Pusat perbelanjaan legendaris Plaza Citra Pekanbaru resmi menghentikan operasional secara permanen setelah 31 tahun melayani…

12 jam ago

16 Tahun Setia Mendampingi Dharma Loka, Coach Dewit Terapkan Ilmu DBL Camp 2025

Coach Dewit sukses mengaplikasikan ilmu dari DBL Camp 2025 untuk membenahi fundamental pemain hingga membawa…

13 jam ago