Categories: Ekonomi Bisnis

PT Adei Salurkan CSR Melalui BP Jamsotek Duri

DURI (RIAUPOS.CO) — PT Adei Plantation & Industry Kebun Mandau kembali menyalurkan dana Corporate Social Responsibility (CSR) melalui BPJAMSOSTEK kepada pekerja informal.
Dana CSR tersebut disalurkan untuk memberikan perlindungan jaminan sosial kepada para pekerja Rentan, Kamis (4/2) bertempat di kantor PT Adei Plantation & Industry Kebun Mandau Jalan Raya Pekanbaru-Duri KM 101 Desa Muara Basung.
Penyerahan Bantuan Program Gerakan Nasional Peduli Perlindungan Pekerja Rentan (GN Lingkaran) dihadiri oleh Ir H Yaskam Yahya selaku Group Manager Kebun Mandau, Yeoh Gim Khoon selaku Plantation Manager Kebun Mandau, Heru Andoyo SP selaku Senior Manager Kebun Mandau Selatan, Ir K Manullang selaku Senior Manager Humas Kebun Mandau, Yusni Rahayu S SE selaku Kepala Administrasi Kebun Mandau Selatan, Kepala Kantor Cabang BPJAMSOSTEK Duri, Achiruddin SE MH dan Kepala Bidang Kepesertaan BPJAMSOSTEK Duri, Arie Pratama.
Dana yang disalurkan dalam bentuk iuran jaminan sosial ini diberikan sebagai bentuk kepedulian dalam hal perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan dari PT Adei Plantation & Industry kepada masyarakat di lingkungan sekitar perusahaan Desa Sepadan yang mayoritas merupakan petani, buruh tani, pedagang keliling, dan pekerja serabutan.
PT Adei Plantation & Industry mendukung program pemerintah dalam hal peningkatan kesejahteraan jaminan sosial pekerja karena risiko kerja dapat terjadi kapan saja dan kepada siapa saja.
“BPJAMSOSTEK sangat menyambut baik hal ini. Karena dengan adanya perlindungan ini, pekerja rentan dapat bekerja dengan tenang untuk meningkatkan taraf hidup dan mencapai kesejahteraan. Dengan harapan kedepannya mereka dapat melanjutkan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan mereka secara mandiri,” ujar Achiruddin.
Achiruddin sangat mengapresiasi inisiatif PT Adei Plantation & Industry dalam mendonasikan CSR-nya untuk iuran pekerja rentan ini. Program GN Lingkaran, sambungnya, merupakan amanat pemerintah pusat yang digalakkan BPJAMSOSTEK dalam rangka memberikan jaminan perlindungan untuk seluruh tenaga kerja, baik sektor formal maupun informal.
“Kami berharap, apa yang dilakukan oleh PT Adei Plantation & Industry ini dapat menjadi contoh bagi perusahaan lain. Sehingga para pekerja rentan yang berada di sekitar wilayah operasi perusahaan, dimana mereka yang memiliki risiko tinggi dalam bekerja dengan upah yang sangat minim juga bisa mendapat perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan,” tutup Achiruddin.(hen)

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

6.000 Liter Formula X-Fire Dikirim Polri untuk Atasi Karhutla Pelalawan

Polri menguji Formula X-Fire untuk menangani Karhutla di lahan gambut Pelalawan dengan dukungan 6.000 liter…

11 jam ago

Sembunyi di Parit, Terduga Pengedar Sabu di Kampa Dibekuk Polisi

Terduga pengedar sabu MA (26) dibekuk polisi saat bersembunyi di parit di Kampa. Petugas mengamankan…

11 jam ago

Kemiskinan Pekanbaru Ditarget Turun dari 3,1 Persen Jadi 2 Persen dalam Tiga Tahun

Pemko Pekanbaru menargetkan angka kemiskinan turun dari 3,1 persen menjadi 2 persen dalam tiga tahun…

11 jam ago

Tender Batal, Pembangunan Pasar Tembilahan Rp19,9 Miliar Kembali Tertunda

Tender proyek pembangunan Pasar Tembilahan senilai sekitar Rp19,9 miliar batal. Pemkab Inhil mempertimbangkan pelaksanaan pembangunan…

11 jam ago

Aslog Kapolri Pimpin Langsung Pemadaman Karhutla di Pelalawan

Mabes Polri mengirim 6.000 liter Formula X-Fire untuk memperkuat pemadaman karhutla di Pelalawan, terutama kawasan…

2 hari ago

Kabut Asap Pekanbaru, Sekolah Kembali Tatap Muka Terbatas dengan Wajib Masker

Kabut asap karhutla masih berdampak pada sekolah di Pekanbaru. PTM terbatas diberlakukan dengan kewajiban masker…

2 hari ago