Categories: Ekonomi Bisnis

Wasiat Ingin Meninggal di Makkah

Maimun Zubair atau Mbah Moen sempat berpesan kepada keluarganya. Pengasuh pesantren Al Anwar Rembang itu menyampaikan ingin meninggal di hari Selasa dan di Makkah. Ulama kelahiran Rembang, 28 Oktober 1928 itu pun meninggal Selasa (6/8) pagi di RS Al Noor Makkah.

 

SETELAH prosesi per­semayaman di Kantor Daker Makkah, jenazah Mbah Moen dibawa ke Masjidilharam untuk disalati. Proses salat jenazah dilakukan selepas salat zuhur. Setelah itu jenazah dimakamkan di Makam Ma’la.

Mbah Moen berada di Makkah sejak Senin (29/7) untuk menjalani rangkaian ibadah haji. Semula Mbah Moen menginap di Hotel Dar Al Eman Royal, Makkah. Namun sejak Senin (5/8) selepas salat zuhur, ulama 90 tahun itu berpindah ke sebuah apartemen di wilayah Nassim Makkah. Apartemen tersebut sebagai tempat transit karena dekat dengan wilayah Mina.

Mbah Moen berhaji bersama istrinya yang bernama Nyai Heni Maryam. Selain itu juga dengan Hayatullah Makki (Gus Hayat), santri Mbah Moen. Gus Hayat menuturkan Mbah Moen selama di Makkah tetap menerima banyak tamu, seperti saat di tanah air. "Umrah wajibnya sudah selesai. Beliau daharnya (makannya, red) juga seperti biasa," kata Gus Hayat di lokasi pemandian jenazah di Al Mohagereen Funural Home Makkah.

Menteri Agama sekaligus Amirul Hajj Lukman Hakim Saifuddin sejak pagi ikut mengurus prosesi pengurusan jenazah Mbah Moen. Mbah Moen dipastikan meninggal pukul 04.17 waktu Arab Saudi. Lukman langsung menuju RS Al Noor Makkah dari kantor Daerah Kerja (Daker) Makkah. "Beliau cepat sekali berpulang. Dengan cara yang sangat baik. Sama sekali tidak ada yang direpotkan oleh kepulangan beliau," katanya.

Lukman menceritakan sebelumnya tidak ada keluhan rasa sakit dari Mbah Moen. Bahkan pada Senin malam Mbah Moen masih berdialog dengan keluarga dan para kerabatnya. Dia menegaskan tidak ada tanda-tanda sakit keras yang dialami Mbah Moen sebelum wafat.

"Ini juga yang beliau kehendaki. Beliau ingin berpulang di hari Selasa dan di Makkah," kata Lukman berdasarkan cerita kerabat Mbah Moen. Menurut Lukman, keinginan Mbah Moen itu akhirnya dikabulkan oleh Allah SWT. Setelah dimandikan, jenazah disemayamkan di kantor Daker Makkah. Kegiatan salat jenazah dilakukan beberapa kali oleh para jamaah haji Indonesia. Mereka bergantian masuk ke kantor Daker Makkah untuk salat jenazah ulama kelahiran Rembang, 28 Oktober 1928 itu.

Lukman mengatakan bangsa Indonesia tentu kehilangan sosok ulama besar. Namun dia meminta masyarakat untuk ikhlas melepas kepergian Mbah Moen. Menurut Lukman, di akhir masa hidupnya berceramah tentang menjaga keutuhan persaudaraan sebangsa dan setanah air.

"Beliau sampaikan itu dengan basis keilmuannya," tuturnya. Menurut Lukman, Mbah Moen merupakan ulama besar yang memiliki komitmen luar biasa untuk senantiasa cinta kepada tanah air. Semangat itu menurut Lukman harus terus dipelihara. Dia berharap syiar Mbah Moen bisa dilanjutkan oleh santri-santrinya.

Ucapan duka dari tanah air terus mengalir untuk Mbak Moen. Di antaranya disampaikan oleh Ketua Umum PP GP Ansor Yahya Yaqut Cholil Qoumas. Dia menyampaikan GP Ansor merasa kehilangan sosok kiai yang memperjuangkan nilai-nilai Islam dan ke-indonesiaan. "Sosok pemersatu semua kalangan dan figur teladan bagi Ansor," jelasnya.(jpg)

Laporan: M Hilmi Setiawan (Makkah)

Editor: Arif Oktafian

Redaksi

Share
Published by
Redaksi

Recent Posts

25 Dapur MBG Dibangun di Daerah 3T Inhu, Sekda Turun Langsung Meninjau

Pemkab Inhu membangun 25 dapur SPPG MBG di daerah 3T tahun 2026. Sekda Inhu meninjau…

1 hari ago

Bupati Kuansing Optimalkan Lahan Bekas Tambang untuk Ketahanan Pangan

Pemkab Kuansing berkomitmen mengubah bekas lahan tambang menjadi pertanian produktif demi mendukung IP 200 dan…

1 hari ago

Bupati Siak Teken Komitmen Manajemen Talenta ASN Bersama BKN

Pemkab Siak menandatangani komitmen manajemen talenta ASN bersama BKN untuk memperkuat sistem merit dan menempatkan…

1 hari ago

Tumpukan Limbah Kayu Ancam Sungai Bukit Batu Bengkalis

Tumpukan limbah kayu mencemari Sungai Bukit Batu Bengkalis. Warga khawatir dampak lingkungan dan mendorong penyelesaian…

1 hari ago

UMK Meranti 2026 Belum Berjalan Optimal, Pemkab Meranti Siapkan Aturan Khusus

Penerapan UMK 2026 di Meranti dinilai belum optimal. Pemkab pun menyiapkan Perbup sebagai aturan teknis…

1 hari ago

PSMTI Riau Matangkan Persiapan Musprov V, Pemilihan Ketua Jadi Agenda Utama

PSMTI Riau akan menggelar Musprov V akhir pekan ini di Pekanbaru untuk memilih ketua definitif…

1 hari ago