Categories: Ekonomi Bisnis

Bidik Nilai Kontrak Rp200 T Produk Dalam Negeri

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Kementerian Perindustrian menargetkan belanja dalam negeri pemerintah mencapai Rp250 triliun per kuartal I 2024. Jika dikalkulasikan, angka itu sekitar 20,44 persen dari total potensi belanja produk dalam negeri sebesar Rp1.223 triliun.

Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita membeberkan, tahun ini potensi belanja barang dan modal di anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) serta anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) mencapai Rp1.223 triliun. ‘’Itu di luar anggaran belanja dari BUMN dan BUMD. Realisasi belanja PDN (produk dalam negeri) diharapkan, ini target kita, pada kuartal pertama tahun ini bisa mencapai angka Rp250 triliun,’’ ujarnya, Selasa (5/3).

Salah satu strategi untuk mengejar target tersebut, Kemenperin mengadakan Business Matching 2024 yang melibatkan 861 perwakilan dari asosiasi-asosiasi dan perusahaan-perusahaan industri sebagai penyedia PDN dengan 84 kementerian dan lembaga, 552 pemda, serta 23 BUMN sebagai pemilik anggaran.

Acara yang berlangsung selama empat hari, sejak Senin-Kamis (4-7/3), di Denpasar, Bali, tersebut ditargetkan mengantongi nilai kontrak Rp200 triliun. Menperin menjelaskan, tahun lalu data BigBox Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) mencatat adanya komitmen penggunaan produk dalam negeri senilai Rp1.208 triliun dalam pengadaan barang dan jasa pemerintah. ”Namun, catatan kita bersama, baru setengah dari nilai yang saya sampaikan tersebut yang terealisasi. Data realisasinya hanya Rp659,61 triliun,” ungkap Agus.

Selain meningkatkan pembelian dan penggunaan produk dalam negeri pada pengadaan barang dan jasa, kegiatan business matching dapat memacu pelaku industri dalam negeri untuk mendapatkan akses pasar yang lebih luas. ”Pemerintah terus mengoptimalkan pembelian produk dalam negeri, terutama yang berasal dari IKM dan UMKM, sebagai langkah tindak lanjut aksi afirmasi pembelian dan pemanfaatan produk dalam negeri,” kata Sekretaris Jenderal Kemenperin Eko S.A. Cahyanto. (agf/dio/jpg)

Redaksi

Share
Published by
Redaksi

Recent Posts

Sidak Kecamatan Marpoyan Damai, Wako Pekanbaru Minta Pelayanan Lebih Cepat

Wali Kota Pekanbaru sidak Kecamatan Marpoyan Damai dan menekankan pelayanan cepat serta kenyamanan warga.

10 jam ago

Distankan Pekanbaru Periksa 3.754 Hewan Kurban, Belum Temukan Kasus Penyakit

Distankan Pekanbaru telah memeriksa 3.754 hewan kurban dan memastikan belum ditemukan kasus penyakit.

10 jam ago

Tiga Wakil Rektor Umri Dilantik, Siap Perkuat Tata Kelola Berstandar Internasional

Umri melantik wakil rektor baru dan menargetkan penguatan tata kelola kampus menuju standar internasional.

10 jam ago

Unri Lepas 1.891 Wisudawan, Alumni Diminta Jaga Nama Baik Almamater

Universitas Riau mewisuda 1.891 lulusan dan mengajak alumni menjadi generasi adaptif, inovatif, serta berdaya saing.

10 jam ago

Polres Bengkalis Menang Praperadilan Kasus Karhutla di Rupat Utara

PN Bengkalis menolak gugatan praperadilan kasus karhutla dan menguatkan keabsahan proses penyidikan Polres Bengkalis.

20 jam ago

Sehari Dicari, Pegawai PNM Pelalawan Ditemukan Mengapung di Sungai Indragiri

Pegawai PNM Ukui, Ardi Yahya, ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam di Sungai Indragiri, Inhu

22 jam ago