Categories: Ekonomi Bisnis

KB Kookmin Bank Pemegang Saham Terbesar Bukopin

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Setelah proses penawaran umum terbatas ke-5 (PUT V) melalui skema hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) terselesaikan, KB Kookmin Bank berhasil menyerap sekitar Rp2,97 miliar lembar saham baru, Senin (3/8).

Bahkan selain KB, Bosowa Corporindo juga  memiliki porsi HMETD dengan menyerap Rp1,09 miliar lembar saham. Sehingga secara keseluruhan, Bukopin menerbitkan 4.660.763.499 saham baru kelas B sesuai dengan persetujuan pemegang saham yang diperoleh pada RUPS luar biasa 24  Oktober 2019 silam.

Direktur Utama Bank Bukopin, Rivan Purwantono menjelaskan, berdasarkan pada data Biro Administrasi Efek, Datindo Entrycom selain HMETD, beberapa pemegang saham juga memesan saham tambahan sehingga terjadi kelebihan nominal pemesanan (oversubscribe) hingga dua kali lipat.

Dengan selesainya PUT V ini, Bank Bukopin mendapat tambahan modal baru senilai Rp838 miliar. Dengan begitu komposisi pemegang saham Bank Bukopin dimiliki KB sebesar 33,90 persen, Bosowa 23,40 persen, Pemerintah RI 6,37 persen, dan publik di bawah 5 persen.

Dengan kepemilikan itu, KB Kookmin makin dekat menjadi pemegang saham pengendali Bank Bukopin. "Kami sangat bersyukur aksi korporasi ini berjalan lancar dan mengapresiasi KB, Bosowa, dan pemegang saham publik yang memperkuat permodalan Bukopin," jelasnya.

Rivan menambahkan, de­ngan adanya oversubscription ini menunjukkan minat tinggi dari para pemegang saham. Terlebih, PUT V menjadi sejarah baru bagi Bukopin. Bahkan minat pemegang saham publik pun mencapai 24 persen dari total porsi saham publik yang ditransaksikan.

Sesuai dengan rencana, Bukopin akan meminta persetujuan pemegang saham melalui RUPS luar bia­sa pada 25 Agustus 2020 mendatang. Langkah itu sebagai komitmen KB untuk memperkuat fundamental Bukopin agar lebih berkembang.

Diharapkan kolaborasi antara KB dan Bank Bukopin yang memiliki bisnis serupa, dapat memperkuat posisi Bukopin di pasar ritel.  "Fokus di segmen usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) dan konsumer. Adapun 57 persen dari portofolio kredit Bank Bukopin berada di segmen UMKM dan KB berkomitmen mengembangkan segmen ini," kata dia.

Untuk itu, pihaknya berharap masyarakat dapat meningkatkan partisipasi mendukung Bukopin dan KB. Sebab, dengan pengembangan sektor ritel juga akan berdampak positif terhadap perekonomian Indonesia yang bergantung pada sektor konsumsi domestik.(rls/c)

Laporan: PRAPTI DWI LESTARI (Pekanbaru)

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

Kasus Perampokan Maut di Rumbai, Polisi Kantongi Petunjuk Pelaku

Polisi dalami kasus lansia tewas di Rumbai, Pekanbaru. Olah TKP kedua dilakukan, empat saksi diperiksa,…

10 jam ago

Antrean BBM Mengular di Pekanbaru, Warga Rela Tunggu Hingga Tengah Malam

Antrean panjang BBM terjadi di Pekanbaru. Warga rela antre hingga satu jam, bahkan membeli eceran…

13 jam ago

Jalan Mulus, Warga Lubuk Betung Ramai-ramai Ucapkan Terima Kasih ke Pemkab Rohul

Jalan di Lubuk Betung Rohul kini mulus usai diaspal. Warga rasakan manfaatnya dan ucapkan terima…

15 jam ago

Cegah Kelangkaan Pertalite, SPBU Bangkinang Tambah Pasokan hingga 16 Ton

SPBU Bangkinang tambah pasokan Pertalite hingga 16 ton untuk atasi antrean panjang jelang akhir bulan,…

2 hari ago

Jemaah Calon Haji Kuansing Meninggal Saat Momen Pelepasan, Jenazah Dimakamkan di Kampung Halaman

Seorang JCH Kuansing meninggal dunia usai alami serangan jantung saat pelepasan. Jenazah dimakamkan di kampung…

3 hari ago

Fakta Baru Kasus Korupsi Riau, Satpam Ngaku Antar Duit Rp300 Juta

Pengakuan satpam PUPR Riau di sidang Tipikor ungkap pengantaran uang Rp300 juta terkait dugaan pemerasan…

3 hari ago