ILUSTRASI: AIDIL ADRI
ANDI dan beberapa temannya sedang menikmati minuman kopi di sebuah warung kopi di Jalan Antara ujung, Bengkalis. Tiba-tiba cuaca pagi yang awalnya cerah berubah menjadi mendung. Lalu hujan lebat pun turun.
Semua pengunjung warung kopi pun berucap syukur. Karena sudah hampir tiga pekan cuaca sangat terik. Hujan pun tak ada turun.
Tapi kesenangan itu berubah menjadi kebingungan. Pasalnya, baru dua jam hujan turun, air sudah mulai masuk membasahi lantai warung kopi itu.
”Alamaaaaak…!!! Angkat kakilah kita. Kalau tak, alamat basah sepatu kita kena banjir yang masuk ke kedai kopi, ni,” ucap Andi.
Daerah Jalan Antara ujung Bengkalis ini memang kerap menjadi langganan banjir saat hujan lebat turun. Termasuk saat hujan mengguyur daerah itu selama dua jam lebih.
”Ya, kondisi itu biasa kalau dah hujan deras. Tapi sebentar saja sudah kering lagi. Namun yang tak sedap ni, kita sedang ngopi, malah harus mengangkat kaki tinggi-tinggi, biar sepatu tak terendam banjir,” kata teman Andi yang duduk di sebelahnya sambil tertawa.(ksm)
Satpol PP Pekanbaru bongkar puluhan lapak PKL di jalan protokol karena melanggar aturan dan abaikan…
Harga sembako di Pekanbaru naik akibat BBM langka dan cuaca. Warga manfaatkan pasar murah untuk…
Banyak ruas jalan di Kuansing minim marka dan rambu. Dishub akui keterbatasan anggaran, targetkan perbaikan…
Ikon Pekanbaru Bertuah roboh akibat hujan deras dan angin kencang. DLHK segera lakukan perbaikan usai…
Pelaku curas pembunuhan di Pekanbaru sempat foya-foya di Medan usai beraksi. Polisi ungkap motif dipengaruhi…
Abu Bakar soroti kesenjangan pendidikan daerah dan dorong perubahan sistem serta respons cepat pemerintah di…