Ilustrasi Aidil Adri
Sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Kepulauan Meranti kelimpungan untuk menutupi keperluan operasional kantor. Sejak awal tahun hingga saat ini, OPD harus memutar otak secara mandiri menutupi keperluan kantor. Ini karena tidak memiliki persediaan ganti uang (GU).
”Setelah UP atau uang persediaan dicairkan, sampai sekarang belum ada GU,” ujar Adi, salah satu jajaran OPD setempat, Kamis (17/7/2025).
Kocaknya, untuk menangani kondisi kekurangan dana itu, ia mengaku kalau kepala kantornya terpaksa menggunakan uang pribadi untuk menutupi seluruh belanja operasional OPD. Sampai-sampai sang kepala kantor diinterogasi sang istri.
Alamaaak….!!!
”Terpaksa menombok pakai uang pribadi. Sampai ditanya sama istri takut uang tabungan dipakai untuk keperluan lain,” ungkap Adi sambil tersenyum.(wir)
Bupati Rohul melepas 56 JCH Korpri menuju Tanah Suci. Jemaah diingatkan menjaga kesehatan, sikap, dan…
Polres Siak menangkap dua pelaku penyalahgunaan biosolar subsidi dengan modus mobil tangki modifikasi dan barcode…
Sebanyak 422 calon siswa berebut 252 kursi di SKO Riau. Seleksi ketat digelar untuk menjaring…
Sebanyak 48,39 ton komoditas pangan ilegal dimusnahkan di Inhil. Barang tanpa dokumen ini dinilai berbahaya…
Pemko Pekanbaru prioritaskan penertiban PKL di Jalan HR Soebrantas dengan pendekatan humanis demi menjaga ketertiban…
Honda PCX Ngasab di Pekanbaru hadirkan pengalaman touring seru sambil memperkenalkan fitur canggih Roadsync kepada…