Ilustrasi Aidil Adri
Sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Kepulauan Meranti kelimpungan untuk menutupi keperluan operasional kantor. Sejak awal tahun hingga saat ini, OPD harus memutar otak secara mandiri menutupi keperluan kantor. Ini karena tidak memiliki persediaan ganti uang (GU).
”Setelah UP atau uang persediaan dicairkan, sampai sekarang belum ada GU,” ujar Adi, salah satu jajaran OPD setempat, Kamis (17/7/2025).
Kocaknya, untuk menangani kondisi kekurangan dana itu, ia mengaku kalau kepala kantornya terpaksa menggunakan uang pribadi untuk menutupi seluruh belanja operasional OPD. Sampai-sampai sang kepala kantor diinterogasi sang istri.
Alamaaak….!!!
”Terpaksa menombok pakai uang pribadi. Sampai ditanya sama istri takut uang tabungan dipakai untuk keperluan lain,” ungkap Adi sambil tersenyum.(wir)
Pacu jalur hari keempat di Tepian Narosa berlangsung sengit. Sebanyak 13 jalur berhasil melaju ke…
Tiga desa di Kepulauan Meranti masih kekurangan calon kepala desa untuk Pilkades 2026. Pendaftaran diperpanjang…
Pasangan suami istri terseret arus Sungai Kuantan saat mandi di tengah pacu jalur. Sang istri…
SBK Apparel mendukung Riau Pos Gowes Merdeka 2026 dan menyiapkan doorprize kulkas satu pintu untuk…
PSPS Pekanbaru meraih tiga kemenangan beruntun dalam laga uji coba dan mencetak enam gol sebagai…
Jalan Sontang-Duri kembali rusak setelah hujan, bahkan bus Pinem nyaris terguling. Warga meminta pemerintah segera…