ILUSTRASI : RAHMAD/ADRI
RIAUPOS.CO – Bulan puasa bagi umat Muslim digunakan untuk meningkatkan ibadah kepada Sang Khalik. Namun lain halnya dengan oknum pasangan muda-mudi yang bukan muhrim yang ada di Kota Terubuk, Bengkalis.
Ada 11 pasangan muda mudi yang berhasil
terjaring tim gabungan Polres Bengkalis dalam razia penyakit masyarakat (Pekat) di tempat penginapan dan hiburan yang digelar Senin (1/4) dini hari.
Alhasil, karena bukan pasangan suami istri, maka para pelakunya hanya diberikan peringatan keras dan surat pernyataan oleh petugas, agar tidak mengulangi perbuatannya.
“Alamak…bulan puase bukan menjauhi maksiat malah membuat laknat…Celakelah macam ni,” ucap Andi, salah seorang warga yang malam itu ikut menyaksikan penggerebekan pasangan mesum di salah satu hotel melati. Ia berharap pihak kepolisian selalu untuk menggelar razia, agar Kota Pendidikan ini bebas dari perbuatan maksiat.
“Kalau tak kami ikut kene laknat…. jangan sampai Ramadan dicoreng oleh kenikmatan dunia sesaat… nauzubillah,” celetuk Andi.(ksm)
Tim putra SMA Darma Yudha Pekanbaru keluar sebagai champion Riau Pos-Honda HSBL 2026 Pekanbaru Series…
Ditbinmas Polda Riau menggelar sosialisasi Uji Kompetensi Satpam sekaligus meresmikan inovasi pelayanan Perpanjangan KTA Satpam…
Gajah jinak bernama Diego (17) mati di PLG Minas akibat infeksi pencernaan kronis. Ini menjadi…
Sektor putri SMAN 1 Pekanbaru dan SMA Darma Yudha sukses melaju ke partai final HSBL…
Sekda nonaktif Kuansing Zulkarnain didakwa menyuap Bupati nonaktif Suhardiman Amby dengan dua mobil mewah demi…
Kelangkaan solar subsidi memicu antrean panjang hingga 6 jam di berbagai wilayah Riau. Masyarakat desak…