ILUSTRASI : RAHMAD/ADRI
RIAUPOS.CO – Bulan puasa bagi umat Muslim digunakan untuk meningkatkan ibadah kepada Sang Khalik. Namun lain halnya dengan oknum pasangan muda-mudi yang bukan muhrim yang ada di Kota Terubuk, Bengkalis.
Ada 11 pasangan muda mudi yang berhasil
terjaring tim gabungan Polres Bengkalis dalam razia penyakit masyarakat (Pekat) di tempat penginapan dan hiburan yang digelar Senin (1/4) dini hari.
Alhasil, karena bukan pasangan suami istri, maka para pelakunya hanya diberikan peringatan keras dan surat pernyataan oleh petugas, agar tidak mengulangi perbuatannya.
“Alamak…bulan puase bukan menjauhi maksiat malah membuat laknat…Celakelah macam ni,” ucap Andi, salah seorang warga yang malam itu ikut menyaksikan penggerebekan pasangan mesum di salah satu hotel melati. Ia berharap pihak kepolisian selalu untuk menggelar razia, agar Kota Pendidikan ini bebas dari perbuatan maksiat.
“Kalau tak kami ikut kene laknat…. jangan sampai Ramadan dicoreng oleh kenikmatan dunia sesaat… nauzubillah,” celetuk Andi.(ksm)
Polres Kuansing bersama Polda Riau menindak 16 lokasi PETI dan memusnahkan 48 rakit dalam sepekan.…
Tim woodball Indonesia menjadi juara umum Piala Dunia Woodball 2026 di Malaysia dengan raihan 4…
RS Awal Bros Pekanbaru dan Batam berhasil mempertahankan akreditasi internasional JCI untuk keempat kalinya, bertepatan…
Polres Inhu menangkap empat tersangka pengedar narkoba, termasuk oknum ASN. Polisi menyita sabu 12,94 gram,…
Kasus malaria meningkat di sejumlah wilayah Rohil. Komisi D DPRD Rohil akan memanggil Diskes untuk…
Revitalisasi Pasar Bawah Pekanbaru baru 60 persen dan mangkrak berbulan-bulan. Wali Kota Agung Nugroho mengancam…