ILUSTRASI : RAHMAD/ADRI
RIAUPOS.CO – Bulan puasa bagi umat Muslim digunakan untuk meningkatkan ibadah kepada Sang Khalik. Namun lain halnya dengan oknum pasangan muda-mudi yang bukan muhrim yang ada di Kota Terubuk, Bengkalis.
Ada 11 pasangan muda mudi yang berhasil
terjaring tim gabungan Polres Bengkalis dalam razia penyakit masyarakat (Pekat) di tempat penginapan dan hiburan yang digelar Senin (1/4) dini hari.
Alhasil, karena bukan pasangan suami istri, maka para pelakunya hanya diberikan peringatan keras dan surat pernyataan oleh petugas, agar tidak mengulangi perbuatannya.
“Alamak…bulan puase bukan menjauhi maksiat malah membuat laknat…Celakelah macam ni,” ucap Andi, salah seorang warga yang malam itu ikut menyaksikan penggerebekan pasangan mesum di salah satu hotel melati. Ia berharap pihak kepolisian selalu untuk menggelar razia, agar Kota Pendidikan ini bebas dari perbuatan maksiat.
“Kalau tak kami ikut kene laknat…. jangan sampai Ramadan dicoreng oleh kenikmatan dunia sesaat… nauzubillah,” celetuk Andi.(ksm)
Dinas PUPR Kampar memperbaiki lebih dari 10 titik jalan di Bangkinang dan Bangkinang Kota demi…
Pemkab Siak membagikan 49.360 seragam sekolah gratis bagi siswa baru SD dan SMP di 294…
Pegawai PNM Ukui, Pelalawan, tenggelam di Sungai Indragiri saat menuju lokasi survei kebun di Kecamatan…
Pemkab Rohul menegaskan komitmen melestarikan tradisi suluk sebagai identitas daerah dan benteng moral masyarakat Negeri…
Ratusan warga memadati operasi pasar murah di Rambah Hilir untuk mendapatkan sembako murah menjelang Hari…
Sapi kurban bantuan Presiden RI untuk Kepulauan Meranti tahun 2026 dipasok dari luar daerah karena…