Categories: Siak

Tingkatkan Kinerja dengan Nota Kesepakatan bersama Perwakilan BPKP Riau

SIAK (RIAUPOS.CO) – Memperkuat sinergitas kerja sama pengawasan penyelenggaraan pemerintah daerah, Perwakilan BPKP Provinsi Riau menandatangani kesepahaman dengan enam kabupaten.

Enam kabupaten yang melakukan penandatanganan kesepakatan kerja sama itu adalah, Kabupaten Bengkalis, Indragiri Hilir, Kampar, Kepulauan Meranti, Kuantan Singingi dan Kabupaten Siak. Penandatangan dilakukan di aula Kantor Perwakilan BPKP Provinsi Riau pada Jumat (24/9) siang.

Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh kepala daerah yang berkepentingan yaitu Bupati Bengkalis Kasmarni, Bupati Indragiri Hilir HM Wardan, Bupati Kampar Catur Sugeng Susanto, Bupati Kepulauan Meranti HM Adil, Bupati Kuantan Singingi Andi Putra, SH MH dan Bupati Siak Drs H Alfedri MSi.

Arahan dalam kegiatan ini, Direktur Pengawasan Akuntabilitas Program Lintas Sektoral Pembangunan Daerah BPKP Rizal Suhaili mengatakan, nota kesepahaman ini dimaksudkan sebagai pedoman operasional dalam melaksanakan kerja sama pengawasan penyelenggaraan pemerintahan daerah. 

"Dengan kesepahaman yang dijalin, kami harapkan dapat memperkuat sinergitas antara Perwakilan BPKP dengan pemerintah daerah, sehingga penyelenggaraan pemerintah daerah yang akuntabel dan aparat pengawasan intern pemerintah yang kapabel dapat terwujud," jelasnya.

Sementara Bupati Siak Drs H Alfedri dalam sambutannya mendukung dengan kegiatan Perwakilan BPKP Provinsi Riau menandatangani nota kesepakatan dengan pemerintah kabupaten termasuk dengan Pemerintah Kabupaten Siak.  "Tentunya kami atas nama Pemkab Siak mengucapkan terima kasih dan apresiasi atas terjalinnya nota kesepakatan ini. Mudah-mudahan memberikan peningkatan kinerja bagi kami,’’ ucap Bupati Alfedri.  lagi.

Dikatakan Bupati Alfedri, baginya kerja sama ini sudah lama terjalin. Bahkan sejak dia menjadi Kabag Keuangan pada 2005. Dari awal dulu dia sudah berdampingan dengan BPKP sampai sekarang pembinaan pembinaan dirasakan cukup membantu dalam penyajian tata kelola keuangan yang baik.

"Harapan kami di masa yang akan datang, mudah mudahan dengan perpanjangan kesepakatan ini, bisa meningkatkan kualitas dari sisi laporan keuangan daerah, internal pengadaan barang dan jasa dan juga termasuk tata kelola keuangan desa. Mudah mudahan bisa membimbing kami menuju pemerintahan yang bersih," ucap Bupati Alfedri.(ifr)

Eka Gusmadi Putra

Share
Published by
Eka Gusmadi Putra

Recent Posts

Kejari Pekanbaru Segera Gelar Perkara Kasus SPPD Fiktif, Ini yang Masih Ditunggu

Kasus dugaan SPPD fiktif dan makan minum Setwan Pekanbaru masih disidik. Lebih 100 saksi diperiksa…

5 jam ago

101 Koperasi Merah Putih di Meranti Sudah Dibentuk, Tapi Belum Satu Pun Beroperasi

Sebanyak 101 Koperasi Merah Putih telah terbentuk di Kepulauan Meranti, namun hingga Agustus 2026 belum…

5 jam ago

Menang Dua Gim, Jonatan Christie Ungkap Tantangan di Laga Perdana Kejuaraan Dunia

Jonatan Christie menang atas Matthias Kicklitz di Kejuaraan Dunia BWF 2026. Rehan/Gloria juga melaju setelah…

5 jam ago

Tak Sekadar Sponsorship, Ini Dukungan RAPP untuk Pacu Jalur Nasional 2026

RAPP mendukung Pacu Jalur Nasional 2026 di Kuansing dengan total Rp350 juta, termasuk bantuan kebersihan…

5 jam ago

Jalan Teratai Pekanbaru Dibedah, Drainase Tersumbat Ikut Diperbaiki hingga Akhir Tahun

Pemko Pekanbaru memperbaiki Jalan Teratai sepanjang 783 meter sekaligus membenahi drainase tersumbat untuk mengurangi genangan…

6 jam ago

Unri Kenalkan Smart Posyandu di Kampar, Pencatatan Kesehatan Ibu dan Balita Kini Lebih Digital

Unri mengenalkan Smart Posyandu kepada 35 kader dari 18 posyandu di Pandau Jaya untuk mendukung…

6 jam ago