Categories: Siak

OPD Siak Siap Terapkan Tanda Tangan Digital

SIAK (RIAUPOSCO) – ASISTEN Administrasi Umum Setda Kabupaten Siak yang juga Plt Kepala Dinas Kominfo Jamaluddin mendorong seluruh OPD menggunakan tanda tangan digital yang sah.

Tujuannya selain mempercepat pelayanan juga mempermudah pejabat yang berwenang menyelesaikan pekerjaan tanpa berada di kantor. "Tanda tangan elektronik ini sudah kami terapkan pertama kali di Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP)," katanya.

Ke depan Pemkab Siak mendorong semua OPD, kecamatan hingga pemerintah kampung mengunakan tanda tangan digital. Tujuannya mempercepat pelayanan dan mempermudah pekerjaan serta keamanan dokumen yang dikeluarkan terjamin.

Asisten III Jamaluddin hadir dalam acara penandatanganan kerja sama dengan Balai Sertifikat Elektronik (BSE) Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).

"Penandatangan kerja sama  ini perpanjangan untuk ke dua kalinya, setelah dilakukan perdana pada 2018 lalu. Kini dilanjut untuk 4 tahun ke depan," jelas Jamaluddin di Jakarta, Rabu (25/5) siang.

Jamaludin menjelaskan, tanda tangan digital juga menjamin keaslian dokumen dan keabsahan dari sebuah dokumen yang dikeluarkan sama halnya dengan tanda tangan konvensional.

Kemajuan teknologi dalam pemakaian tanda tangan digital dibarengi dengan Undang-Undang (UU) No 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

"Ke depan kami mulai tanda tangan elektronik ini dari Bupati, Wakil Bupati, Sekda dan Diskominfo dulu. Ini sudah kami daftarkan," ungkap Jamal.

Pihaknya juga sudah menyiapkan draf Perbup. Jika Perbup sudah diteken bupati, pihaknya akan minta para OPD, terutama OPD yang berkaitan dengan pelayanan, hingga kecamatan untuk beralih mengunakan tanda tangan digital.

Namun, dikatakan Jamal, pejabat penandatanganan digital harus memiliki sertifikasi elektronik, dengan syarat harus mendapat surat rekomendasi dari pejabat  bersangkutan dan didaftarkan ke Badan Sertifikat Elektronik.

Terkait tanda tangan digital ini, sebelum diverifikasi terlebih dahulu oleh verifikator kabupaten. Jika dinyatakan lengkap baru bisa diterbitkan sertifikat elektroniknya.

Sementara terkait OPD yang telah menggunakan tanda tangan digital sejak lama sebagaimana dikatakan Jamal, yaitu DPMPTD, dibenarkan Staf Ahli Bupati Heriyanto yang sebelumnya menjabat kepala di DPMPTSP.(ifr/mng)

Edwir Sulaiman

Share
Published by
Edwir Sulaiman

Recent Posts

Servis Honda Lebih Terjangkau Lewat Gebyar Musim Ganti Oli 2026

Capella Honda Riau menghadirkan Gebyar Musim Ganti Oli di awal 2026 dengan berbagai paket servis…

18 jam ago

LG StanbyME 2 Resmi Hadir, Tawarkan Fleksibilitas Layar Lebih Tinggi

LG StanbyME 2 resmi hadir di Indonesia dengan layar lepas-pasang, resolusi QHD, dan dukungan kendali…

18 jam ago

(Sekali Lagi) Sastrawan

Gerakan literasi digencarkan, tetapi nasib sastrawan masih terpinggirkan. Artikel ini mengulas pentingnya peran negara memanusiakan…

19 jam ago

Jonatan Christie Tembus Final India Open 2026 Usai Kalahkan Loh Kean Yew

Jonatan Christie melaju ke final India Open 2026 setelah menaklukkan Loh Kean Yew lewat laga…

19 jam ago

Pemko Pekanbaru Dorong Pemakmuran Masjid Lewat Bantuan Pembangunan

Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho menghadiri Isra Mikraj di Masjid Al Kautsar sekaligus menyerahkan bantuan…

19 jam ago

Ruas Jalan Teluk Kuantan–Cerenti Amblas 20 Meter, Pengendara Diminta Waspada

Ruas Jalan Teluk Kuantan–Cerenti amblas sepanjang 20 meter di kawasan Pasar Cerenti. Pengendara diminta waspada,…

20 jam ago