Bupati Siak Afni melepas iven Tour de Sawah di Kecamatan Bungaraya, Jumat (22/8/2025).
SIAK SRIINDRAPURA (RIAUPOS.CO) – Tour de Siak tahun ini ditiadakan, iven tahunan yang mendatangkan pembalap luar negeri tak digelar pada 2025 ini, karena keuangan daerah memang sedang tidak baik-baik saja.
Bupati Siak Afni Z lantas meminta kecamatan dan desa menggali potensi wilayahnya, terutama wisata, agar dapat menghasilkan pendapatan asli daerah (PAD), dan diperlukan kreativitas.
Kreativitas itu diperlihatkan masyarakat Kecamatan Bungaraya. Melalui Camat Bungaraya Wasito, diundang Bupati Afni untuk melepas Tour de Sawah pada Jumat (22/8) siang.
Iven yang baru pertama sekali digelar oleh warga Kecamatan Bungaraya mendapat apresiasi dari Bupati Afni. Kegiatan ini cikal bakal lahirnya wisata baru, iven baru yang diharapkan ke depan dapat semakin banyak pesertanya.
‘’Jika hari ini hanya ratusan, ke depan saya harapkan dapat terus ditingkatkan, termasuk fasilitas, promosi dan akses yang digunakan,’’ kata Bupati, Ahad (24/8) siang.
Bupati tak hanya melepas peserta Tour de Sawah, tapi juga ingin menelusuri persawahan di Kecamatan Bungaraya yang asri dan sejuk. Namun, sejumlah titik jalannya masih rusak dan itu tentunya akan menjadi perhatian.
‘’Mudah-mudahan ke depan menjadi tahun kebangkitan pelaku UMKM di Kabupaten Siak. Sebab Pemkab Siak akan terus mengawal pelaku UMKM, dan membangun kreativitas bagi masyarakat untuk belajar berbisnis dan menjadi pelaku UMKM,’’ ujar Bupati.(mng)
Polisi dalami kasus lansia tewas di Rumbai, Pekanbaru. Olah TKP kedua dilakukan, empat saksi diperiksa,…
Antrean panjang BBM terjadi di Pekanbaru. Warga rela antre hingga satu jam, bahkan membeli eceran…
Jalan di Lubuk Betung Rohul kini mulus usai diaspal. Warga rasakan manfaatnya dan ucapkan terima…
SPBU Bangkinang tambah pasokan Pertalite hingga 16 ton untuk atasi antrean panjang jelang akhir bulan,…
Seorang JCH Kuansing meninggal dunia usai alami serangan jantung saat pelepasan. Jenazah dimakamkan di kampung…
Pengakuan satpam PUPR Riau di sidang Tipikor ungkap pengantaran uang Rp300 juta terkait dugaan pemerasan…